KaMedia – PLN Nusantara Power (PLN NP), subholding pembangkitan PT PLN (Persero), sukses menutup tahun 2025 dengan performa operasional yang super solid. Melalui strategi operasional yang matang dan optimalisasi sumber daya, PLN NP berhasil memproduksi energi listrik sebesar 66.919 GWh.
Hebatnya lagi, lonjakan produksi ini dibarengi dengan efisiensi besar-besaran. PLN NP sukses memangkas Biaya Pokok Produksi (BPP) hingga 11,4% berkat pengelolaan energy mix yang jauh lebih optimal.
”PLN NP tidak hanya fokus menaikkan produksi, tapi juga memastikan setiap prosesnya lebih efisien, bersih, dan berdampak positif bagi masyarakat. Ini bukti nyata transformasi kami menuju perusahaan energi kelas dunia,” ujar Ruly Firmansyah, Direktur Utama PLN Nusantara Power.
Raport Hijau Kinerja PLN NP Sepanjang 2025. Berikut adalah rincian capaian impresif PLN NP dari berbagai lini sektor:
Pembangkit Makin Andal: Indikator teknis Equivalent Forced Outage Rate (EFOR) pada PLTU berhasil melampaui target. Artinya, gangguan pembangkit makin minim dan pasokan listrik ke masyarakat jauh lebih stabil.
Sukses Lampaui Target Emisi: Lewat program Green and Lean, PLN NP berhasil memangkas emisi karbon sebesar 1,46% (setara 110% dari target tahun 2025).
Ekspansi Kapasitas: Portofolio pembangkit terus diperkuat dengan pengembangan unit baru total kapasitas 696,9 MW di berbagai wilayah Indonesia.
Salah satu kejutan terbesar datang dari sektor non-kelistrikan alias Beyond kWh. PLN NP berhasil mengantongi pendapatan sebesar Rp1,1 triliun, meroket tajam hingga 160% dari target awal yang sebesar Rp688 miliar.
Menariknya, pundi-pundi rupiah ini tidak hanya datang dari dalam negeri, melainkan dari kepercayaan pasar global lewat berbagai proyek internasional di tiga negara, Malaysia, Bangladesh dan Timor Leste
Tidak cuma jago cari duit dan bikin listrik, PLN NP juga terbukti bersih. Perusahaan berhasil meraih skor tertinggi dalam penilaian Maturity Level GCG (Good Corporate Governance) di seluruh entitas PLN Group.
”Bagi kami, keberlanjutan itu bukan cuma soal teknologi hijau, tapi juga integritas. Dengan fondasi tata kelola yang kuat, kami siap memperluas kolaborasi global dan mengawal transisi energi Indonesia,” pungkas Ruly.
Apresiasi tinggi pun datang dari Yusuf Didi Setiarto, Wakil Direktur Utama PT PLN (Persero), dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Ia memuji kontribusi nyata PLN NP dalam menjaga keandalan pasokan listrik nasional sekaligus melakukan efisiensi biaya yang signifikan bagi PLN Group.











