HeadlineKesehatanSidoarjo

Kasus HIV di Sidoarjo Capai 7000 Orang, Wabup Mimik: Ini PR Besar yang Harus Ditangani Bersama !

×

Kasus HIV di Sidoarjo Capai 7000 Orang, Wabup Mimik: Ini PR Besar yang Harus Ditangani Bersama !

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, menyebut lonjakan kasus HIV ini sebagai tamparan keras sekaligus pekerjaan rumah (PR) raksasa bagi pemerintah daerah / Foto : Fifin Jun.

KaMedia – Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, menegaskan penanganan HIV menjadi salah satu pekerjaan rumah (PR) terbesar yang harus segera diselesaikan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Selain memperkuat upaya pencegahan, ia juga meminta seluruh tenaga kesehatan meningkatkan disiplin dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Berdasarkan data yang diterimanya, sekitar 9.000 warga Kabupaten Sidoarjo telah teridentifikasi mengidap HIV. Angka tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah untuk mencegah penyebaran kasus melalui edukasi, deteksi dini, serta penguatan layanan kesehatan.

Alhamdulillah segera diketahui, ternyata di Sidoarjo sudah sekitar 7.000 masyarakat yang terdampak HIV. Ini menjadi tugas puskesmas, kita semua, dan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk ke depannya mengantisipasi serta mencarikan solusinya supaya tidak bertambah banyak,” ujar Mimik, Rabu (1/7/2026).

Menurutnya, pemerintah daerah akan terus memperkuat koordinasi lintas sektor agar penanganan HIV berjalan lebih efektif. Upaya tersebut tidak hanya berfokus pada pengobatan pasien, tetapi juga meningkatkan edukasi kepada masyarakat guna menekan potensi penularan.

Di sela-sela pembahasan penanganan HIV, Mimik juga menekankan pentingnya kedisiplinan aparatur kesehatan, baik di UPTD maupun puskesmas. Ia menilai kualitas pelayanan publik harus diawali dengan kedisiplinan pegawai dalam menjalankan tugas.

“Yang paling penting adalah tepat waktu. Kinerjanya nanti akan kita pantau. Yang terpenting bagaimana kedisiplinan pegawai benar-benar diperhatikan,” tegasnya.

Terkait informasi mengenai dugaan kekurangan obat bagi pasien HIV, Mimik memastikan ketersediaan obat di fasilitas kesehatan masih aman.

“Tidak ada, aman-aman saja,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berharap penguatan layanan kesehatan, peningkatan disiplin tenaga medis, serta kolaborasi seluruh pemangku kepentingan mampu menekan laju penyebaran HIV sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Tag:
Penulis: Fifin JunaidiEditor: Wannara Putra