KaMedia – Torehan prestasi atlet Jawa Timur di ajang SEA Games XXXIII Thailand 2025 menuai apresiasi tinggi dari Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Daerah Pemilihan Jawa Timur, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. Dengan kontribusi 91 medali, atlet Jatim dinilai menjadi salah satu penopang utama kejayaan Indonesia di pesta olahraga Asia Tenggara tersebut.
LaNyalla menilai sumbangsih atlet Jatim sangat mencolok jika dibandingkan dengan jumlah atlet yang dikirim. Dari total 1.021 atlet Indonesia, Jawa Timur hanya mengirim 131 atlet atau 12,8 persen, namun mampu menyumbang 29 emas, 29 perak, dan 33 perunggu.
“Kalau dilihat secara statistik, kontribusi atlet Jawa Timur luar biasa. Dengan jumlah atlet yang lebih sedikit dibanding DKI Jakarta, Jatim justru menyumbang emas lebih banyak,” ujar LaNyalla, Selasa (30/12/2025).
Sebagai perbandingan, DKI Jakarta mengirim 205 atlet (20,07 persen) dengan perolehan 25 emas, 22 perak, dan 30 perunggu. Sementara Jawa Timur, menurut LaNyalla, menyumbang 31,87 persen dari total 91 medali emas Indonesia, meski salah satu cabang olahraga andalan Jatim, selam, tidak dipertandingkan di SEA Games Thailand.
LaNyalla juga memberikan apresiasi khusus kepada KONI Jawa Timur dan Gubernur Jawa Timur atas dukungan serius terhadap program Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) yang dijalankan secara intensif, berjenjang, dan terukur. Program tersebut terbukti melahirkan prestasi, terutama dari cabang unggulan seperti panahan, angkat besi, tenis, wushu, dan triatlon.
“Terima kasih kepada patriot-patriot olahraga Jawa Timur yang telah berjuang dan memberikan sumbangsih besar bagi Indonesia. Jawa Timur menjadi provinsi penyumbang medali emas terbanyak kedua setelah Jawa Barat, yang memang mengirim atlet lebih banyak, yakni 278 orang,” tegasnya.
Sebagai Ketua Umum PB Muaythai Indonesia, LaNyalla juga mengaku bangga dengan raihan medali perak dan perunggu atlet Muaythai Indonesia. Prestasi tersebut dinilai istimewa mengingat Thailand sebagai tuan rumah merupakan kekuatan utama Muaythai dunia.
Menurut LaNyalla, keberhasilan di SEA Games 2025 harus menjadi pelecut semangat bagi KONI Jawa Timur dan seluruh pengurus cabang olahraga untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan atlet.
“Penguatan Puslatda dan program try out harus terus dilakukan sebagai fondasi pembinaan atlet profesional agar prestasi Jawa Timur dan Indonesia semakin meningkat di ajang internasional,” pungkasnya.











