Gaya HidupOlahragaSurabaya

Ketua KPU RI Terpukau Lapangan Mini Soccer di Masjid Al-Akbar Surabaya: “Top, Bikin Solid!”

×

Ketua KPU RI Terpukau Lapangan Mini Soccer di Masjid Al-Akbar Surabaya: “Top, Bikin Solid!”

Sebarkan artikel ini

KaMedia – Lapangan mini soccer di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya mendadak jadi panggung kebersamaan para petinggi Komisi Pemilihan Umum. Ketua Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia, M Afifuddin, tak bisa menyembunyikan kekagumannya: fasilitas olahraga di kompleks masjid terbesar di Jawa Timur itu dinilainya “top” dan sarat makna.

Momen itu terjadi Selasa (5/5) petang, saat rombongan KPU RI dan KPU daerah menjajal lapangan mini soccer di sela agenda Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) KPU se-Indonesia di Surabaya. Pertandingan santai selama setengah jam itu berubah jadi ajang silaturahmi yang cair, jauh dari suasana formal.

“Sepak bola itu sederhana, tapi penuh hikmah. Di situ ada kerja sama, kebersamaan, dan rasa saling percaya. Ini yang juga jadi ruh kerja KPU,” ujar Afifuddin usai pertandingan.

Didampingi Ketua KPU Jatim, Aang Kunaifi, Afifuddin tampak menikmati permainan meski harus mengakui kondisi fisiknya mulai “protes”.

“Waduh, ngos-ngosan juga. Sudah lama nggak main. Tapi yang penting happy, semua terlibat,” katanya sambil tertawa.

Menurutnya, aktivitas seperti ini bukan sekadar olahraga, tetapi strategi membangun soliditas internal. Ia menegaskan, KPU sebagai lembaga yang bekerja secara kolektif-kolegial membutuhkan ruang-ruang nonformal untuk mempererat hubungan antarpimpinan.

“Di forum resmi kita sering bertemu, tapi di lapangan seperti ini rasanya beda. Lebih cair, lebih dekat. Ini penting supaya tidak ada ego sektoral,” tegasnya.

Afifuddin juga menyoroti fungsi baru masjid yang semakin inklusif. Baginya, keberadaan lapangan mini soccer di Masjid Al-Akbar menjadi simbol bahwa rumah ibadah bisa bertransformasi menjadi pusat aktivitas sosial yang dinamis.

“Masjid bukan hanya tempat ibadah, tapi juga ruang membangun kebersamaan. Ini contoh bagus bagaimana fasilitas publik bisa menyatukan masyarakat,” ujarnya.

Dengan fasilitas yang nyaman dan representatif, ia berharap konsep serupa bisa direplikasi di berbagai daerah. Bagi Afifuddin, menjaga keakraban di internal lembaga sama pentingnya dengan menjalankan tugas konstitusional.

Dan sore itu, di tengah keringat dan tawa, pesan itu terasa jelas: demokrasi yang kuat, lahir dari kebersamaan yang solid, bahkan dari sebuah lapangan mini soccer.

Headline

KaMedia – Tongkat kepemimpinan DPRD Kota Surabaya resmi berganti. Syaifuddin Zuhri dilantik sebagai Ketua DPRD Surabaya masa jabatan 2024–2029, menggantikan almarhum Adi Sutarwijono. Pelantikan berlangsung dalam rapat paripurna yang digelar…