HeadlineJatim

Gubernur Khofifah Ingatkan Peserta Lolos SPMB Jatim Segera Daftar Ulang, Jalur Pemenuhan Kuota Dibuka 29 Juni

×

Gubernur Khofifah Ingatkan Peserta Lolos SPMB Jatim Segera Daftar Ulang, Jalur Pemenuhan Kuota Dibuka 29 Juni

Sebarkan artikel ini

KaMedia – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA/SMK Provinsi Jawa Timur memasuki tahapan akhir. Pada jalur Prestasi Nilai Akademik SMA (Tahap 3), sebanyak 29.869 calon murid dinyatakan lolos seleksi dari total 62.056 pendaftar.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengingatkan seluruh peserta yang telah dinyatakan diterima agar segera melakukan daftar ulang sesuai jadwal. Ia menegaskan, kesempatan tersebut diperoleh melalui persaingan yang sangat ketat sehingga tidak boleh disia-siakan.

Jangan sampai tidak daftar ulang. Karena kalian bersaing dengan ratusan ribu pendaftar lain. Jika diterima artinya kalian memenuhi persyaratan verifikasi dan validasi berkas, termasuk syarat nilai yang mumpuni,” ujar Khofifah.

Usai pengumuman hasil seleksi pada 26 Juni 2026, seluruh calon murid yang lolos diwajibkan melakukan daftar ulang hingga 27 Juni 2026. Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur memastikan kursi yang kosong akibat peserta mengundurkan diri akan dialihkan melalui jalur Pemenuhan Kuota.

Jalur tersebut akan dibuka pada 29 Juni 2026 pukul 09.00 WIB melalui laman spmbjatim.net. Proses seleksi menggunakan mekanisme yang sama seperti jalur Prestasi Nilai Akademik SMA, yakni berdasarkan pemeringkatan nilai akhir dan jarak domisili.

Khofifah mengungkapkan, pelaksanaan SPMB tahun ini berjalan lancar sejak tahap pertama hingga tahap ketiga. Secara keseluruhan, pada tahap pertama sebanyak 54.056 murid diterima dari 213.066 pendaftar, tahap kedua 70.691 murid diterima dari 138.820 pendaftar, sedangkan tahap ketiga menghasilkan 29.869 murid diterima dari 62.056 pendaftar.

Bagi peserta yang belum berhasil lolos pada tiga tahap sebelumnya, Khofifah meminta agar tidak berkecil hati. Masih tersedia kesempatan pada Tahap 4 melalui Jalur Prestasi Nilai Akademik SMK, yang memiliki kuota hingga 65 persen dari total daya tampung masing-masing sekolah.

Menurut Khofifah, SMK kini semakin kompetitif dengan berbagai program unggulan yang disesuaikan dengan kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Selain penyelarasan kurikulum, peningkatan kompetensi dan sertifikasi keahlian, terdapat pula Program Kebekerjaan Luar Negeri SMK 3+1 dari Kemendikdasmen yang membuka peluang kerja internasional bagi lulusan vokasi.

Program tersebut memberikan kesempatan bagi lulusan untuk bekerja maupun magang di berbagai negara, sekaligus memperoleh pengalaman kerja, transfer keterampilan, dan pemahaman terhadap standar industri global.

“Konektivitas yang sudah terbangun menjadi bagian penting untuk terus diluaskan. Ini menjadi ikhtiar bersama agar lulusan SMK Jawa Timur mampu menjawab kebutuhan dunia industri global,” kata Khofifah.

Negara tujuan program tersebut meliputi Jepang, Korea Selatan, Jerman, Malaysia, Singapura, Taiwan, Australia, Tiongkok, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Brunei Darussalam, Bulgaria hingga Thailand.

Data Dinas Pendidikan Jawa Timur menunjukkan, tahun ini terdapat 1.734 alumni yang bekerja sebagai pekerja migran serta 3.186 murid dari 115 SMK negeri dan swasta yang akan mengikuti program magang kerja luar negeri. Jumlah tersebut menjadi yang terbesar secara nasional dalam Program Kebekerjaan Luar Negeri SMK 3+1.

“Di SMK kalian bisa melanjutkan kuliah maupun langsung bekerja. Kompetensi di setiap konsentrasi keahlian terus ditingkatkan, termasuk sertifikasi sebelum masuk dunia industri. Jadi jangan berkecil hati jika tidak masuk SMA, karena SMK juga memiliki program unggulan yang menyiapkan lulusan siap bersaing di DUDI,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menyampaikan bahwa pendaftaran Tahap 4 Jalur Prestasi Nilai Akademik SMK akan berlangsung pada 30 Juni hingga 1 Juli 2026.

Menurut Aries, calon murid dapat mengakses sistem menggunakan NISN, PIN, dan tanggal terbit Kartu Keluarga (KK). Pada tahap ini peserta dapat melihat nilai akhir yang menjadi dasar seleksi di sekolah tujuan.

Ia menjelaskan, calon murid dapat memilih maksimal tiga konsentrasi keahlian, baik di satu SMK maupun di SMK yang berbeda, baik dalam rayon maupun luar rayon.

Seleksi dilakukan berdasarkan gabungan rerata nilai rapor semester 1 hingga semester 5 dengan bobot 60 persen, ditambah rerata nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) berbobot 40 persen bagi lulusan 2026. Sementara bagi lulusan sebelum 2026, komponen 40 persen menggunakan indeks sekolah asal. Selain itu, jarak domisili ke sekolah juga menjadi salah satu faktor penentu.

“Seleksi jalur Prestasi Nilai Akademik SMK berlangsung secara transparan melalui sistem pemeringkatan. Karena itu, kami mengimbau seluruh calon murid mempersiapkan dokumen dan mengikuti seluruh tahapan pendaftaran sesuai jadwal agar tidak kehilangan kesempatan,” tegas Aries Agung Paewai.