HeadlineSidoarjo

Sungai di Sekitar Lippo Mall Sidoarjo Keruh dan Bau Menyengat, Komisi C Turun Tangan

×

Sungai di Sekitar Lippo Mall Sidoarjo Keruh dan Bau Menyengat, Komisi C Turun Tangan

Sebarkan artikel ini
Komisi C DPRD Sidoarjo memantau aliran sungai di sekitar Lippo Plaza. yang dikeluhkan warga karena menimbulkan pencemaran udara / Foto : Fifin Jun

KaMedia – Keluhan warga terkait kondisi aliran sungai di sekitar Lippo Mall Sidoarjo yang keruh dan mengeluarkan bau tidak sedap akhirnya mendapat respons dari DPRD Kabupaten Sidoarjo melalui Komisi C.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Komisi C melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk melihat langsung kondisi aliran sungai yang dinilai mengganggu aktivitas serta kenyamanan masyarakat sekitar.

Muh. Zakaria Dimas Pratama, S.Kom, yang berada di lokasi, menyampaikan bahwa laporan warga terkait air sungai yang keruh dan berbau menyengat menjadi perhatian yang perlu segera ditindaklanjuti.

“Kita tindak lanjuti hari ini mas ya. Kita sampaikan dulu keluhan daripada masyarakat sekitar bahwa ada air keruh dan menyengat,” ujar petugas saat menerima laporan warga di lokasi.

Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran masyarakat, terlebih jika perubahan warna dan bau air sungai berkaitan dengan adanya pencemaran lingkungan. Karena itu, pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan sumber dan penyebab persoalan tersebut.

Komisi C menyebut, langkah penanganan awal telah disampaikan kepada masyarakat. Warga untuk sementara diminta bersabar sembari menunggu proses pemeriksaan dan pengujian dilakukan.

” Kita tunggu 14 hari kerja ya. 14 hari kerja setelah ini baru hasil daripada air keruh dan bau ini akan ketahuan,” lanjutnya.

Masa pemeriksaan tersebut diharapkan dapat memberikan jawaban mengenai penyebab air sungai berubah keruh dan mengeluarkan bau menyengat, sekaligus memastikan apakah kondisi tersebut berkaitan dengan aktivitas tertentu yang berpotensi mencemari lingkungan.

Warga pun berharap persoalan ini tidak berhenti pada pemeriksaan semata. Mereka meminta pemerintah dan pihak terkait memberikan solusi konkret agar kualitas air kembali baik, tidak mengganggu masyarakat, serta tidak menimbulkan pencemaran lingkungan yang berkelanjutan.

Komisi C DPRD Sidoarjo menegaskan akan terus memantau perkembangan penanganan persoalan tersebut. Setelah hasil pemeriksaan keluar dalam waktu 14 hari kerja, instansi terkait didorong segera memberikan kepastian mengenai penyebab pencemaran serta langkah penanganan yang akan dilakukan.

Kini, warga menunggu satu hal: bukan sekadar hasil pemeriksaan, tetapi tindakan nyata agar sungai yang berada di tengah aktivitas masyarakat itu kembali bersih dan tidak lagi menjadi sumber bau maupun kekhawatiran.