HeadlineJatimPolitik

Peringatan Nuzulul Quran, PDI Perjuangan Jatim Teguhkan Nilai Kebersamaan dan Kepedulian Sosial

×

Peringatan Nuzulul Quran, PDI Perjuangan Jatim Teguhkan Nilai Kebersamaan dan Kepedulian Sosial

Sebarkan artikel ini
Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Said Abdullah, mengatakan bahwa kegiatan Nuzulul Quran merupakan bagian dari jati diri partai yang selalu berusaha hadir dalam berbagai momentum keagamaan di Indonesia / Foto : Wawan

KaMedia – Suasana penuh khidmat dan kebersamaan terasa dalam peringatan Nuzulul Quran yang diselenggarakan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Timur di Surabaya, Kamis. Momentum turunnya Al-Qur’an itu dimaknai tidak hanya sebagai peringatan keagamaan, tetapi juga sebagai pengingat untuk terus menumbuhkan nilai kemanusiaan, kebersamaan, dan kepedulian terhadap sesama.

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Said Abdullah, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari jati diri partai yang selalu berusaha hadir dalam berbagai momentum keagamaan di Indonesia.

“Nuzulul Quran ini bagian dari jati diri kami. Setiap acara keagamaan besar, baik Natal, kegiatan umat Hindu, Kristen, Katolik maupun Islam, kami selalu hadir bersama,” ujar Said usai acara.

Ia menegaskan bahwa semangat itu menjadi cara partai untuk terus merawat kebinekaan, baik di lingkungan internal partai maupun di tengah masyarakat luas. Dalam pandangannya, peringatan Nuzulul Quran mengandung pesan spiritual yang kuat tentang pentingnya memperkuat persaudaraan serta kepedulian sosial.

Bagi Said, nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an mengajarkan umat manusia untuk saling menolong, mempererat silaturahmi, serta menjaga harmoni di tengah perbedaan. Karena itu, kegiatan keagamaan seperti ini diharapkan mampu menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan.

Usai rangkaian peringatan tersebut, DPD PDI Perjuangan Jawa Timur juga berencana melanjutkan kegiatan dengan halal bihalal sebagai sarana mempererat silaturahmi antar kader dan masyarakat.

Menurut Said, komitmen menjaga kebinekaan tidak hanya dilakukan pada momentum Ramadan, tetapi juga diwujudkan dalam berbagai kegiatan keagamaan lain, termasuk perayaan Natal dan hari besar agama lainnya sebagai bentuk penghormatan terhadap keberagaman di Indonesia.

“Intinya, kami terus menghidupkan kebinekaan di internal kami dan juga ke publik, ke masyarakat. Pada saat yang sama kami menunjukkan jati diri kami sebagai partai wong cilik yang tidak pernah berubah sejak dulu,” kata Ketua Badan Anggaran DPR RI tersebut.

Dalam rangkaian kegiatan sosial selama Ramadan, DPD PDI Perjuangan Jawa Timur juga menyalurkan bantuan kepada anak yatim dan para janda, serta membagikan takjil kepada masyarakat setiap hari menjelang waktu berbuka puasa.

Selain itu, sejak awal Ramadan pihaknya telah menyalurkan sekitar 360 ribu paket sembako kepada masyarakat di berbagai daerah di Jawa Timur. Paket bantuan tersebut berisi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, dan gula yang dibagikan sebagai wujud gotong royong serta kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan.

Said menegaskan, kegiatan tersebut merupakan upaya nyata untuk menghadirkan nilai-nilai kemanusiaan yang diajarkan dalam ajaran agama, yakni saling berbagi, memperkuat solidaritas, dan menebarkan kebaikan di tengah kehidupan masyarakat yang beragam.