KaMedia – Komisi B DPRD Surabaya
menggelar RDP ( Rapat Dengar Pendapat ) terkait dengan rencana pembangunan sekolah Kristen di Citraland Sambikerep Surabaya
Ketua Komisi B M.Faridz Afif menyampaikan bahwa RDP tersebut terkorelasi dengan semangat Pemkot Surabaya untuk memberikan kemudahan dan layanan terbaik bagi investor dalam bidang apapun, termasuk pendidikan.
” Kita akan mendorong Pemkot Surabaya agar memberikan pelayanan yang terbaik, termasuk dengan memberikan berbagai kemudahan kepada para calon investor yang berinvestasi di Surabaya ” ujar politisi PKB tersebut.
Diberitakan sebelumnya, Yayasan Pendidikan LOGOS berencana membangun Sekolah Kristen yang mempunyai nilai investasi besar hingga puluhan milliard rupiah. Sekolah tersebut berada di wilayah pemukiman kelas atas Citraland Surabaya.
Faridz Afif menyampaikan pula bahwa agar proyek investasi tersebut berlangsung lancar dan tidak terkendala, Komisi B yang membidangi perijinan dan ekonomi memandang perlu untuk mengkaji seluruh aspeknya. Karenanya RDP digelar dengan melibatkan banyak pihak.
” Komisi yang membidangi perekonomian dan perijinan ini menggelar rapat dengar pendapat dengan beberapa pihak terkait diantaranya DLH, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Surabaya. Selain itu juga Lurah dan Camat Sambikereb, Ketua RW 05 Kalijaran dan Ketua RW 08 Kalijaran sebagai pihak yang terkait dengan perijinan Amdal Lalin. Ini dilakukan agar tidak ada ganjalan dalam pelaksanaannya ” ujar Faridz
Rapat awal tersebut langsung bisa menemukan dan memetakan beberapa persoalan penting. Faridz menyampaikan bahwa dengan temuan tersebut Komisi B akan memfasilitasi untuk bisa diselesaikan. Salah satu persoalan yang muncul adalah akses jalan yang melintas di wilayah RW 08 Kalijaran.
“Ini hanya persoalan satu ijin saja yakni dari RW 08, pasalnya akses jalannya masuk wilayah 2 RW yakni RW 08 dan RW 05. Untuk RW 05 sudah menyetujui. Sementara untuk RW 08 akan bisa menyetujui namun dengan beberapa syarat, yang salah satunya minta ketemu dengan pengelola Citra Land,” ujar Faridz Afif Selasa (6/05/2025)
Faridz menyampaikan bahwa persoalan jalan menjadi titik krusial jika tidak dituntaskan. Warga RW 08 mengaku khawatir bila sekolah tersebut terbangun dan beroperasi, maka akses jalan umum yang digunakan aktifitas selama ini menjadi padat sehingga timbul kemacetan.
“Untuk itu kami masih membutuhkan kajian terkait arus lalu lintasnya, sehingga investor mendapatkan kepastian, termasuk solusi-solusinya,” paparnya.
Komisi B berharap bisa terjadi komunikasi yang baik antara pihak Yayasan Pendidikan LOGOS) dengan masyarakat sekitar yang difasilitasi oleh Pemkot. Sementara Komisi B akan melakukan mediasi sampai terjadi titik temu khususnya tentang Amdal Lalin. Direncanakan minggu depan RDP akan digelar kembali.
” Kita jadwalkan pekan depan akan kita gelar RDP dengan melibatkan pakar dan Dishub Surabaya ” pungkas M.Faridz Afif Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya.











