KaMedia – Deru roda sepatu memecah pagi di Lintasan Sepatu Roda Gelora Bung Tomo, Surabaya. Satu per satu atlet meluncur cepat, menaklukkan lintasan dengan fokus penuh. Ada yang mengandalkan kelincahan gerak freestyle, ada pula yang memacu kecepatan di nomor speed. Semua datang dengan satu tujuan: mengamankan tempat di Pemusatan Latihan Cabang (Puslacab) dan membuka jalan menuju Porprov Jawa Timur 2027.
Pengurus Kota Persatuan Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) Surabaya resmi merampungkan rangkaian seleksi Puslacab untuk dua nomor andalan, freestyle dan speed. Seleksi ini menjadi langkah awal dalam menyiapkan kekuatan terbaik Surabaya menghadapi pesta olahraga provinsi dua tahun mendatang.
Ketua Pengkot Perserosi Surabaya, Dony Eko Setiawan, menjelaskan bahwa seleksi nomor freestyle telah lebih dulu digelar pada 5 Februari 2026. Bertempat di lintasan GBT, sekitar 30 atlet freestyle dari lima klub di Kota Surabaya unjuk kemampuan.
“Seleksi freestyle kami laksanakan pada 5 Februari 2026 dan diikuti kurang lebih 30 atlet dari lima klub. Ini bagian dari proses awal penjaringan atlet terbaik Surabaya,” ujar Dony, Minggu (8/2/2026).
Tak berhenti di situ, seleksi nomor speed digelar menyusul pada hari yang sama. Sebanyak 27 atlet dari lima klub turut ambil bagian, memperlihatkan persaingan ketat sejak sesi awal.
“Untuk kategori speed, seleksi diikuti 27 atlet. Seluruh rangkaian ini merupakan tahapan awal untuk masuk pemusatan latihan dalam menyambut Porprov Jawa Timur 2027,” lanjutnya.
Lebih dari sekadar seleksi, Puslacab ini menjadi penanda keseriusan Perserosi Surabaya dalam membangun prestasi secara berkelanjutan. Dony menegaskan, target yang dipasang tak main-main: menambah pundi-pundi emas bagi Kota Pahlawan.
“Kami siap all out memberikan yang terbaik untuk Surabaya. Target kami jelas, menambah perolehan emas dibanding Porprov sebelumnya di Malang tahun 2025. Saat itu, sepatu roda Surabaya meraih 8 emas, 7 perak, dan 3 perunggu. Di Porprov 2027, kami ingin Surabaya menjadi salah satu pendulang emas terbanyak,” tegasnya.
Langkah Perserosi Surabaya ini mendapat dukungan penuh dari KONI Kota Surabaya. Ketua KONI Surabaya, Arderio Hukom, hadir langsung menyaksikan jalannya seleksi dan memberikan apresiasi atas kesiapan cabang olahraga sepatu roda.
“Kami dari KONI Kota Surabaya sangat mengapresiasi Perserosi yang sudah menyiapkan atlet secara terstruktur dan berkelanjutan. Seleksi seperti ini menjadi fondasi penting untuk mencetak atlet berprestasi dan bermental juara,” ujar Arderio.
Ia juga menegaskan bahwa sepatu roda merupakan salah satu cabang olahraga unggulan Surabaya yang memiliki peluang besar menyumbang medali.
“KONI Surabaya siap mendukung penuh. Kami berharap melalui Puslacab ini lahir atlet-atlet terbaik yang mampu mempersembahkan medali emas di Porprov Jawa Timur 2027,” tambahnya.
Dengan rampungnya seleksi Puslacab freestyle dan speed, roda persiapan Perserosi Surabaya kini terus berputar. Dari lintasan GBT, para atlet terpilih akan digembleng lebih intensif, mengasah teknik, kecepatan, dan mental juara, demi satu target besar: mengibarkan nama Surabaya di podium tertinggi Porprov Jawa Timur 2027











