OlahragaSurabaya

IMI Surabaya Lakukan Seleksi Terbuka Atlet Balap Motor

×

IMI Surabaya Lakukan Seleksi Terbuka Atlet Balap Motor

Sebarkan artikel ini
Ketua panitia Open Call Seleksi Atlet Balap Motor IMI Surabaya Yusuf Ismail Mattalitti /Foto : IMI Surabaya

KaMedia – Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Surabaya resmi membuka Open Call Seleksi Atlet Balap Motor. Program ini menjadi langkah strategis untuk menertibkan maraknya balap liar sekaligus mempersiapkan atlet menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Jawa Timur 2027 yang akan digelar di Surabaya.

Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari penguatan pembinaan olahraga otomotif pasca terbentuknya kepengurusan baru IMI Surabaya.

Ketua Panitia Open Call Seleksi Atlet Balap Motor IMI Surabaya, Yusuf Ismail Mattalitti, mengatakan program ini lahir dari kebutuhan riil di lapangan. IMI Surabaya telah melakukan survei dan pemetaan potensi pembalap muda serta kondisi ekosistem otomotif di Kota Surabaya.

“Open call ini berangkat dari beberapa faktor, di antaranya maraknya balap liar, adanya agenda Porprov 2027, serta terbentuknya kepengurusan baru IMI Surabaya. Dari hasil survei yang kami lakukan, memang dibutuhkan seleksi atlet balap motor secara terbuka,” ujar Yusuf, Sabtu (3/1/2026).

Menurut Yusuf, seleksi tidak hanya menyasar pembalap, tetapi juga mencakup pendataan bengkel dan mekanik yang memiliki kompetensi serta komitmen terhadap pembinaan prestasi. Langkah ini diambil agar proses pembinaan berjalan secara terstruktur dan berkelanjutan.

“Seleksi meliputi pembalap herex, sekaligus pendataan bengkel dan mekanik. Melalui open call ini, IMI Surabaya turun langsung melakukan pembinaan, mulai dari sekolah balap road race, grass track, hingga pembibitan atlet,” jelasnya.

Yusuf yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua IMI Surabaya menambahkan, atlet yang lolos seleksi akan mengikuti program lanjutan berupa try in, try out, serta sparing partner bersama atlet Porprov. IMI Surabaya juga akan menerapkan sistem promosi dan degradasi untuk menjaga kualitas dan daya saing atlet.

“Kami ingin pembinaan dilakukan secara profesional. Sistem promosi dan degradasi diterapkan agar atlet terus terpacu meningkatkan prestasi, khususnya menjelang Porprov dan kejuaraan resmi lainnya,” tegasnya.

Sementara itu, peserta yang belum lolos seleksi tetap mendapatkan ruang pembinaan. Mereka akan masuk dalam database penghobi otomotif Surabaya dan akan mendapatkan edukasi serta pembinaan bertahap dari IMI Surabaya yang saat ini dipimpin Samsurin.

“Peserta yang belum lolos bukan berarti berhenti. Mereka tetap kami data dan dibina. Harapannya, potensi balap liar bisa dialihkan ke jalur yang legal, aman, dan berorientasi prestasi,” pungkas Yusuf.