Sidoarjo

Tak Ada Siswa Baru, SDN Kupang 4 Jabon Awali Tahun Ajaran Tanpa Kelas I

×

Tak Ada Siswa Baru, SDN Kupang 4 Jabon Awali Tahun Ajaran Tanpa Kelas I

Sebarkan artikel ini
Suasana tahun ajaran baru yang biasanya dipenuhi keceriaan murid-murid baru justru terasa sunyi di SDN Kupang 4, Desa Kupang, Kecamatan Jabon. Pada tahun ajaran 2026/2027, sekolah dasar negeri tersebut tidak menerima satu pun siswa baru / Foto : Fifin Jun.

KaMedia – Suasana tahun ajaran baru yang biasanya dipenuhi keceriaan murid-murid baru justru terasa sunyi di SDN Kupang 4, Desa Kupang, Kecamatan Jabon. Pada tahun ajaran 2026/2027, sekolah dasar negeri tersebut tidak menerima satu pun siswa baru. Akibatnya, untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun terakhir, sekolah mengawali kegiatan belajar mengajar tanpa rombongan belajar kelas I.

Salah satu guru SDN Kupang 4, Solekan Tohip, mengungkapkan bahwa hingga berakhirnya proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), tidak ada calon peserta didik yang resmi bergabung. Sempat ada seorang anak yang mendaftar, namun akhirnya mengundurkan diri karena mengikuti keluarganya pindah ke wilayah perkotaan.

“Kemarin ada satu siswa yang mendaftar, tapi memilih mundur karena ikut keluarganya yang di kota,” ujar Solekan, Senin (14/7).

Kondisi ini bukan kali pertama dialami sekolah. Menurut Solekan, terakhir kali SDN Kupang 4 tidak mendapatkan siswa baru terjadi pada 2014. Kini, peristiwa serupa kembali terulang setelah lebih dari satu dekade.

Saat ini, total siswa yang masih belajar di SDN Kupang 4 hanya berjumlah 12 orang. Mereka terdiri atas dua siswa kelas II, tiga siswa kelas III, empat siswa kelas IV, satu siswa kelas V, dan dua siswa kelas VI. Tidak adanya siswa baru membuat sekolah sementara tidak memiliki kelas I.

Meski jumlah peserta didik sangat minim, aktivitas pembelajaran tetap berlangsung seperti biasa. Lima guru bersama seorang kepala sekolah tetap menjalankan tugas mereka untuk memberikan layanan pendidikan kepada seluruh siswa yang masih bertahan.

Di tengah keterbatasan tersebut, harapan agar sekolah kembali ramai oleh suara anak-anak belum padam. Solekan berharap pada penerimaan peserta didik tahun depan akan ada kembali warga yang mempercayakan pendidikan anaknya di SDN Kupang 4.

Menurutnya, keberadaan sekolah masih memiliki peran penting sebagai akses pendidikan dasar bagi masyarakat di Desa Kupang, terutama bagi keluarga yang tinggal di sekitar wilayah tersebut.

Bagi para guru, menjaga sekolah tetap hidup bukan sekadar mempertahankan bangunan, melainkan memastikan layanan pendidikan tetap tersedia bagi anak-anak yang membutuhkan.