KaMedia – Deltras FC tak mau membuang waktu. Menatap Championship 2026-2027, tim berjuluk The Lobster langsung tancap gas membangun kekuatan. Dalam sepekan terakhir, puluhan pemain U-21 diuji, namun hanya segelintir yang berhasil mencuri hati tim pelatih. Di saat bersamaan, perburuan pemain asing juga mulai memasuki tahap serius.
Pelatih anyar Deltras FC, Coach Leonard Tupamahu atau akrab dipanggil Leo, memastikan proses seleksi berjalan tanpa kompromi. Siapa yang tak memenuhi standar, langsung tersingkir.
” Dalam sepekan ini kami sudah melihat banyak pemain. Ada beberapa nama yang sudah kami kantongi dan akan kami terus pantau. Tapi ada juga yang harus kami coret karena belum sesuai kebutuhan tim untuk Championship nanti,” ujar mantan pemain Persija itu.
Seleksi pemain U-21 bukan sekadar formalitas. Deltras ingin memastikan regenerasi berjalan dengan kualitas, bukan kuantitas. Hanya pemain yang benar-benar mampu mengikuti filosofi permainan Coach Leo yang akan bertahan.
Tak hanya memburu talenta muda, Deltras juga bergerak cepat di bursa pemain asing. Manajemen dan tim pelatih disebut sudah mengantongi beberapa nama yang dinilai bisa menjadi pembeda musim depan.
” Saat ini ada beberapa nama pemain asing yang sudah kami persiapkan bersama manajemen sesuai kebutuhan tim,” tambah Coach Leo.
Kehadiran legiun asing diharapkan menjadi suntikan kualitas, sekaligus menambah daya gedor The Lobster untuk bersaing memperebutkan tiket promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Persiapan Deltras pun belum berhenti. Pekan depan, seluruh skuad akan diboyong ke Batu untuk menjalani training camp. Agenda tersebut difokuskan pada pematangan taktik, peningkatan kondisi fisik, hingga membangun chemistry antarpemain.
Dengan trial U-21 yang mulai mengerucut dan negosiasi pemain asing yang terus dikebut, Deltras FC mengirim sinyal tegas kepada para rival, mereka tidak sekadar ingin menjadi peserta Championship 2026-2027, tetapi datang dengan ambisi besar untuk menjadi penantang serius.











