KaMedia – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa terus mendorong perluasan kerja sama internasional. Dalam audiensi bersama Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah H. Amodi, Khofifah menjajaki kolaborasi strategis di berbagai sektor, mulai dari investasi hingga logistik jamaah haji.
Pertemuan yang berlangsung di Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta ini membuka peluang besar bagi Jawa Timur untuk menarik investasi dari pelaku usaha Saudi. Khofifah menegaskan bahwa hubungan kedua pihak diarahkan pada kerja sama yang saling menguntungkan dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi.
“Ini momentum strategis untuk memperluas kolaborasi di bidang ekonomi, pariwisata, dan investasi, khususnya membuka peluang bagi investor Saudi masuk ke Jawa Timur,” ujarnya.
Tak hanya ekonomi, pembahasan juga mencakup sektor budaya, pendidikan, hingga kemudahan mobilitas antarnegara. Salah satu poin penting yang mengemuka adalah peluang fasilitasi akses, termasuk kemungkinan kemudahan visa bagi pelaku usaha guna mempercepat realisasi kerja sama.
Di tengah dinamika ekonomi global, Khofifah menilai masuknya investasi asing menjadi kunci untuk menjaga pertumbuhan ekonomi daerah tetap kuat dan kompetitif.
Menariknya, dalam pertemuan tersebut juga dibahas peluang keterlibatan pelaku usaha Jawa Timur dalam penyediaan logistik bagi jamaah haji Indonesia. Khofifah melihat ini sebagai kesempatan besar, terutama untuk sektor konsumsi dan suplai kebutuhan jamaah.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Mohammed bin Salman atas dukungan terhadap pelayanan jamaah haji Indonesia selama ini.
“Ke depan, kami berharap pelaku usaha Jawa Timur bisa ambil bagian dalam penyediaan logistik haji dan umrah, tentu dengan memenuhi standar ketat yang ditetapkan,” jelasnya.
Khofifah menutup pertemuan dengan harapan agar seluruh rencana kerja sama ini segera terealisasi dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat, baik di Jawa Timur maupun Indonesia secara luas.











