KaMedia – Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, meninjau langsung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Negeri Kupang 4, Kecamatan Jabon, Senin (20/7/2026). Kunjungan tersebut menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam memastikan program prioritas nasional itu benar-benar menjangkau seluruh wilayah, termasuk kawasan pesisir yang selama ini memiliki tantangan akses pelayanan.
SD Negeri Kupang 4 yang berada di Jalan Tambak Kalialo No. 66, Desa Kupang, Kecamatan Jabon, merupakan salah satu sekolah yang baru mulai menerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis. Kehadiran Wakil Bupati disambut hangat oleh kepala sekolah, para guru, tenaga kependidikan, serta ratusan siswa yang tampak antusias mengikuti kegiatan pembagian makanan bergizi.
Dalam kesempatan tersebut, Mimik Idayana tidak hanya menyaksikan proses distribusi makanan kepada para siswa, tetapi juga memastikan seluruh tahapan pelaksanaan berjalan sesuai ketentuan. Ia memperhatikan kualitas menu yang disajikan, kebersihan makanan, kelengkapan gizi, hingga proses pembagian agar seluruh siswa penerima memperoleh haknya secara merata.
“Atas arahan Bapak Presiden Prabowo, Program Makan Bergizi Gratis harus menjangkau hingga pelosok. SD Negeri Kupang 4 Jabon kini telah masuk sebagai penerima manfaat. Kami memastikan tidak ada anak yang tertinggal dalam memperoleh makanan bergizi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia,” ujar Mimik.
Menurutnya, pemerataan pelaksanaan program menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah. Wilayah pesisir dan daerah yang memiliki keterbatasan akses harus mendapatkan perhatian yang sama dengan sekolah-sekolah yang berada di pusat kota.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sidoarjo akan terus melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan MBG agar kualitas pelayanan tetap terjaga. Selain memastikan makanan sampai kepada siswa tepat waktu, pemerintah juga akan melakukan evaluasi secara berkala terhadap standar kebersihan, kandungan gizi, hingga mekanisme distribusi di lapangan.
Dalam peninjauan tersebut, Wakil Bupati juga berkeliling melihat kondisi lingkungan sekolah. Ia memperhatikan sejumlah bagian bangunan yang memerlukan perhatian serta mengecek fasilitas penunjang yang digunakan siswa selama mengikuti kegiatan belajar mengajar.
Selain itu, Mimik turut memeriksa kebersihan ruang makan dan peralatan yang digunakan siswa. Menurutnya, keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya ditentukan oleh kualitas makanan, tetapi juga oleh aspek sanitasi dan kebersihan lingkungan sekolah.
“Pemberian makanan bergizi harus didukung lingkungan yang bersih dan sehat. Karena itu kami juga meminta pihak sekolah terus menjaga kebersihan, sehingga manfaat program ini benar-benar dirasakan oleh anak-anak,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, pihak sekolah, serta seluruh pemangku kepentingan agar pelaksanaan program dapat berlangsung secara berkelanjutan.
“Kami berharap seluruh pihak terus berkolaborasi. Program ini bukan hanya membagikan makanan, tetapi merupakan investasi jangka panjang dalam membangun generasi yang sehat, cerdas, dan memiliki daya saing,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala SD Negeri Kupang 4 Jabon menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah terhadap sekolah yang berada di kawasan pesisir tersebut. Menurutnya, selama ini sekolah-sekolah di wilayah tambak kerap menghadapi berbagai keterbatasan sehingga tidak selalu menjadi prioritas dalam berbagai program bantuan.
Dengan hadirnya Program Makan Bergizi Gratis, para siswa kini mendapatkan asupan makanan yang lebih baik setiap hari sekolah. Hal tersebut dinilai sangat membantu keluarga, terutama bagi masyarakat yang sebagian besar berprofesi sebagai nelayan dan petambak.
“Siswa kami sangat senang. Mereka mendapatkan lauk, sayur, buah, dan susu dengan menu yang lengkap. Program ini sangat membantu orang tua sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak sehingga mereka bisa belajar dengan lebih semangat,” ungkapnya.
Ia berharap program tersebut dapat terus berjalan secara berkesinambungan karena manfaatnya dirasakan langsung oleh para siswa maupun orang tua. Selain meningkatkan kualitas gizi, keberadaan program juga mampu mengurangi beban pengeluaran keluarga dalam memenuhi kebutuhan makan anak saat berada di sekolah.
Program Makan Bergizi Gratis sendiri merupakan salah satu program prioritas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia sejak usia sekolah. Program tersebut diharapkan mampu mendukung pertumbuhan fisik, meningkatkan konsentrasi belajar, memperbaiki kualitas pendidikan, sekaligus menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam menekan angka stunting dan masalah kekurangan gizi.
Di Kabupaten Sidoarjo, Pemerintah Kabupaten terus memperluas cakupan penerima manfaat secara bertahap sepanjang tahun 2026. Sekolah-sekolah dasar yang berada di kawasan pesisir, wilayah terpencil, dan daerah dengan tingkat kerentanan sosial menjadi salah satu prioritas dalam pelaksanaan program tersebut.
Melalui monitoring langsung yang dilakukan pimpinan daerah, pemerintah berharap seluruh proses pelaksanaan MBG dapat berjalan tepat sasaran, transparan, dan memberikan manfaat maksimal bagi peserta didik.
Mengakhiri kunjungannya, Wakil Bupati Sidoarjo menyempatkan diri berdialog dengan sejumlah siswa. Ia memberikan motivasi agar anak-anak tetap rajin belajar, menjaga kebersihan diri, serta membiasakan mengonsumsi makanan bergizi sebagai bekal meraih masa depan yang lebih baik.
“Makanlah makanan yang bergizi agar tumbuh sehat, kuat, cerdas, dan semakin semangat belajar untuk meraih cita-cita. Kalian adalah generasi penerus Kabupaten Sidoarjo dan Indonesia,” pesan Mimik kepada para siswa yang disambut senyum dan tepuk tangan.
Kunjungan tersebut menjadi bukti keseriusan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam mengawal implementasi Program Makan Bergizi Gratis hingga ke wilayah-wilayah pesisir. Dengan pemerataan layanan dan pengawasan yang berkelanjutan, diharapkan setiap anak di Kabupaten Sidoarjo memperoleh kesempatan yang sama untuk tumbuh sehat, belajar optimal, dan menjadi generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.











