KaMedia – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terpilih KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin mulai menyiapkan susunan kepengurusan PBNU masa khidmah 2026-2031. Penyusunan formatur menjadi langkah awal agar organisasi segera kembali bergerak dan menjalankan khidmah kepada masyarakat
” Pada tanggal 31 Agustus 2026, Senin, akhir daripada kegiatan Muktamar, saya dikukuhkan sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama. Mohon dukungan panjenengan semuanya,” ujar Gus Kikin dalam konferensi pers, Jumat (4/9).
Gus Kikin datang sejak pagi untuk bersilaturahmi dengan staf dan karyawan PBNU sekaligus meninjau ruang kerja yang akan digunakannya sebagai Ketua Umum. Ia didampingi H Asrorun Niam Sholeh dan H Gudfan Arif Ghofur.
Menurut Gus Kikin, pekerjaan utama saat ini adalah melengkapi struktur kepengurusan. Tanpa formatur yang lengkap, roda organisasi belum dapat berjalan maksimal. Ia mengakui aktivitas PBNU belum bisa berjalan optimal karena kepengurusan baru belum terbentuk sepenuhnya.
“Kita akan susun semuanya, kita lengkapi semua organisasi yang ada di PBNU supaya segera bisa kita beraktivitas, segera kita bisa berkhidmah kepada masyarakat untuk kemaslahatan umat,” tegasnya.
Ia berharap proses tersebut tidak berlangsung lama sehingga PBNU dapat segera menjalankan program-programnya.
“Ini mudah-mudahan tidak lama, supaya kita bisa segera beraktivitas ” lanjut Gus Kikin.
Dalam menyusun jajaran kepengurusan, Gus Kikin menegaskan akan tetap berpegang pada tradisi NU, yakni istikharah. Langkah tersebut dinilai penting untuk menentukan sosok yang tepat dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Tradisi NU itu adalah istikharah. Jadi itu yang kita lakukan supaya kita mendapatkan petunjuk siapa-siapa yang cocok, siapa-siapa yang ke depan bisa memberikan manfaat masyarakat,” ujarnya
Sementara itu, hari pertamanya di Kantor PBNU, Gus Kikin menerima kunjungan Bank Syariah Indonesia (BSI). Pertemuan tersebut menghasilkan kesepahaman untuk membangun sinergi antara PBNU dan BSI.
“Kita sudah ada kesepakatan kesepahaman untuk membangun sinergi dan mudah-mudahan juga bisa segera terealisasi karena banyak yang kita akan lakukan bersama-sama,” katanya.
Gus Kikin berharap kunjungan perdana tersebut menjadi awal dari langkah-langkah strategis PBNU ke depan
“Ini hari pertama, mudah-mudahan nanti bisa diikuti dengan hari-hari berikutnya dengan langkah-langkah yang lebih baik











