KaMedia – Deltras FC tak mau sekadar tampil di kompetisi Championship 2026-2027. Klub berjuluk The Lobster itu mengirim pesan keras, musim ini mereka datang untuk menantang, bukan numpang lewat.
Pesan tersebut digaungkan saat Deltras resmi memperkenalkan skuad musim 2026-2027 di depan Pendopo Alun-alun Sidoarjo, Sabtu (6/9). Dengan mengusung tema “kembali ke hati masyarakat Sidoarjo”, klub sengaja membawa wajah baru Deltras langsung ke tengah publik.
Ribuan Delta Mania memadati kawasan alun-alun. Satu per satu pemain naik ke panggung terbuka, disambut sorakan yang menunjukkan satu hal, Deltras masih punya rumah di hati masyarakat Sidoarjo.
Presiden Deltras FC, Daddy Adrianto Wibowo, menegaskan pemilihan ruang publik bukan sekadar gimmick. Setelah beberapa musim memperkenalkan tim di dalam stadion, Deltras kali ini ingin membuka kembali pintu selebar-lebarnya kepada masyarakat.
” Kami ingin Deltras benar-benar dirasakan lagi oleh warga Sidoarjo. Sepak bola ini milik masyarakat, jadi peluncurannya juga harus di tengah masyarakat,” ujar Daddy.
Namun, kembali ke masyarakat berarti membawa konsekuensi. Ekspektasi ikut kembali. Tak cukup hanya mendekat kepada suporter. Tak cukup hanya membuat panggung meriah. Tak cukup pula sekadar mengganti mayoritas pemain. Deltras kini dituntut membayar kepercayaan itu di lapangan.
Tantangan semakin besar karena musim ini The Lobster juga memulai era baru bersama pelatih Leonard Tupamahu. Mantan pemain Persija tersebut mengaku hanya memiliki waktu enam minggu untuk membangun tim.
Perombakan pun cukup ekstrem. Hanya sekitar 20 persen pemain musim lalu yang dipertahankan, sedangkan 80 persen lainnya merupakan wajah baru, yang kemudian dipadukan dengan pemain muda sesuai regulasi. Waktu singkat. Skuad baru. Target tinggi. Dan Leonard tahu betul konsekuensinya.
“Saya harap dalam perjalanan ini Deltras FC menjadi lebih baik dan mempunyai target juara,” katanya.
Kalimat itu terdengar sederhana, tetapi di Sidoarjo pesan tersebut bisa berarti sangat besar. Target juara bukan lagi sekadar ucapan peluncuran. Itu adalah tantangan.
Delta Mania sudah datang. Masyarakat sudah membuka hati. Manajemen sudah memperkenalkan skuad. Pelatih sudah memasang target. Sekarang tinggal satu pertanyaan, apakah The Lobster benar-benar siap mencapit gelar, atau kembali membuat pendukungnya menunggu?
Musim 2026-2027 akan menjadi jawabannya. Karena jika Deltras ingin benar-benar “kembali ke hati masyarakat Sidoarjo”, maka jalannya hanya satu, bukan sekadar dicintai. Deltras harus berani juara.











