HeadlineJatimPemerintahan

Gubernur Khofifah Salurkan 120 Rit Air Bersih, Jaga Kebutuhan Warga Blitar di Tengah Kemarau

×

Gubernur Khofifah Salurkan 120 Rit Air Bersih, Jaga Kebutuhan Warga Blitar di Tengah Kemarau

Sebarkan artikel ini

KaMedia – Kemarau panjang mulai memberi tekanan bagi warga di sejumlah wilayah Kabupaten Blitar. Sumur-sumur yang menjadi tumpuan kebutuhan sehari-hari perlahan surut, sementara kebutuhan air untuk memasak, mandi, dan aktivitas rumah tangga tetap harus dipenuhi.

Ditengah kondisi tersebut, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa turun tangan dengan menyalurkan bantuan 120 rit air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan di Kabupaten Blitar.

Penyaluran air bersih dipusatkan di Dusun Rampalombo, Desa Margomulyo, Kecamatan Panggungrejo, salah satu wilayah yang merasakan langsung dampak musim kemarau 2026.

” Sebetulnya sudah ada 24 kabupaten/kota di Jatim yang menerbitkan surat keputusan kedaruratan pada musim kemarau ini. Hari ini adalah bagian dari upaya yang dilakukan Bupati Blitar dan kabupaten lainnya,” kata Khofifah dalam keterangannya di Blitar.

Bantuan tersebut disiapkan untuk menjangkau masyarakat terdampak di tujuh kecamatan di Kabupaten Blitar, yakni Bakung, Binangun, Kademangan, Panggungrejo, Sutojayan, Wates, dan Wonotirto.

Secara keseluruhan, kekeringan berdampak terhadap 38.270 keluarga atau 98.946 jiwa. Bagi mereka, ketersediaan air bersih bukan sekadar persoalan kenyamanan, melainkan menyangkut kebutuhan dasar yang harus dipenuhi setiap hari.

Untuk memperluas jangkauan bantuan, Pemprov Jatim melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga menyalurkan 90 unit tandon air berkapasitas 1.200 liter dan 250 jerigen berkapasitas 15 liter kepada masyarakat terdampak.

Di Desa Margomulyo sendiri, bantuan air bersih sebanyak 17.000 liter diberikan kepada 40 keluarga atau 162 jiwa. Warga juga memperoleh tiga unit tandon berkapasitas 1.200 liter serta 40 jerigen berkapasitas 15 liter.

Gubernur Khofifah mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah agar masyarakat tetap memiliki akses terhadap air bersih selama kekeringan berlangsung.

Menurut dia, kondisi kemarau yang cukup panjang membuat pemerintah perlu menyiapkan berbagai skema untuk menjangkau warga yang kesulitan mendapatkan air.

” Oleh karena itu, BPBD Provinsi Jatim sudah menyiapkan berbagai format penjangkauan untuk bisa memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat,” ujarnya.

Di tengah ikhtiar pemerintah memenuhi kebutuhan air, Khofifah juga mengajak masyarakat melakukan upaya spiritual dengan memperbanyak ikhtiar, salah satunya melalui pelaksanaan shalat Istisqa untuk memohon turunnya hujan.

Pemprov Jatim, kata dia, juga berkoordinasi mengenai kemungkinan pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sebagai salah satu langkah untuk menghadapi kondisi kekeringan.

Bagi warga Dusun Rampalombo, bantuan tersebut menjadi angin segar di tengah kesulitan mendapatkan air. Katinem, salah seorang warga, mengaku bersyukur karena bantuan itu dapat meringankan kebutuhan sehari-hari keluarganya.

Setiap musim kemarau, kata dia, sumur-sumur warga mengalami penyusutan. Kondisi tersebut membuat sebagian masyarakat terpaksa membeli air untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.

” Alhamdulillah, disambangi dikasih bantuan Ibu Khofifah senang sekali. Bantuan air bersihnya untuk masak, mandi dan keperluan lainnya,” kata Katinem.

Tak hanya air bersih, Khofifah juga menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat dan anak-anak di Desa Margomulyo, Dusun Rampalombo, Kecamatan Panggungrejo.

Bantuan tersebut menjadi bagian dari respons pemerintah dalam menghadapi dampak kemarau sekaligus memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi. Di tengah sumur yang mengering dan hujan yang belum kunjung turun, bagi warga Rampalombo, setiap tetes air yang datang menjadi penopang penting untuk menjalani hari.

Jatim

KaMedia  – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Pimpinan DPRD Jatim menandatangani persetujuan bersama terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang P-APBD Jatim Tahun Anggaran 2026, saat Rapat Paripurna di Gedung…