KaMedia – PSSI menunda Kongres di 17 Provinsi temasuk Jawa Timur untuk menyeragamkan jadwal Kongres Nasional dan menyesuaikan dengan Provinsi yang juga masuk masa pergantian.
Ketua Asprov PSSI Jawa Timur, Ahmad Riyadh, menyatakan bahwa penundaan ini merupakan bagian dari dinamika organisasi yang harus dihormati. Penundaan ini juga berkaitan dengan revisi kebijakan nasional di bidang sepak bola yang sedang digarap pemerintah.
” PSSI berpendapat pentingnya menunda kongres untuk menyeragamkan seluruh Indonesia. Karena ada daerah yang masa jabarannya berakhir 2025 dan 2026 ” ujar Riyadh.
Riyadh memastikan bahwa penundaan ini bukan karena faktor banjir di beberapa daerah, melainkan untuk kebaikan organisasi. Penundaan ini hanya beberapa bulan dan tidak akan berlangsung lama.
” Kalau demi kebaikan organisasi saya pikir tidak apa apa, toh penundaan hanya beberapa bulan ” pungkas Riyadh











