KaMedia – PSM Makassar harus menelan pahit saat menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Gelora BJ. Habibie, Parepare, Sulawesi Selatan. Gol tunggal Fransisco Rivera menjadi mimpi buruk bagi PSM yang kali pertama berlaga di stadion tersebut
Ini merupakan kemenangan kedua beruntun yang dicapai Persebaya setelah sempat terpuruk dalam beberapa laga awal putaran kedua.
Saat laga berlangsung, kedua kesebelasan langsung tancap gas sejak menit awal. PSM Makassar dan Persebaya Surabaya saling menciptakan peluang kendati belum ada yang berbuah gol hingga menit ke-15.
Juku Eja nyaris membuka keran golnya pada menit ke-24. Tapi sayang, tendangan Latyr Fall masih melenceng tipis ke sisi kanan gawang Persebaya Surabaya yang dijaga Ernando Ari.
Meski jual beli serangan berlangsung sepanjang 45 menit, namun tak ada gol yang tercipta, sampai wasit meniup peluit panjang mengakhiri babak pertama dengan skor 0 – 0.
Dibabak kedua, PSM dan Persebaya tidak mengubah taktik. Keduanya langsung tancap gas, silih berganti memberikan tekanan. Menit ke 53 peluang emas diperoleh Bruno Moriera, sayangnya tendangan pemain Persebaya asal Brasil tersebut masih bisa ditepis panjaga gawang PSM Reza Pratama.
Pepatah mengatakan, usaha tak akan mengkhianati hasil. Itulah yang terjadi di Persebaya Surabaya Serangan yang tak kenal menyerah tersebut berhasil membuahkan gol lewat Francisco Rivera di menit ke-62. Meski sempat dinyatakan offside, namun wasit mengesahkan gol tersebut setelah meninjau lewat VAR.
Juku Eja nyaris menyamakan kedudukan di menit ke-69 lewat tendangan Latyr Fall yang mendarat tepat ke pelukan Ernando Ari. Sampai akhir pertandingan, skor tidak berubah 0 – 1 untuk kemenangan Persebaya Surabaya. Hasil ini tidak mengubah posisi klasemen sementara Liga 1 BRI, dimana Persebaya berada di posisi ketiga dan PSM diurutan ke 6.











