Gaya HidupHeadlinePemerintahan

Lantik Kepala SMA,SMK dan SLB Negeri di Jatim, Gubernur Khofifah Ajak Para Kepala Sekolah Wujudkan Pendidikan Yang Unggul dan Berkarakter

×

Lantik Kepala SMA,SMK dan SLB Negeri di Jatim, Gubernur Khofifah Ajak Para Kepala Sekolah Wujudkan Pendidikan Yang Unggul dan Berkarakter

Sebarkan artikel ini
Gubernur Khofifah melantik 198 kepala sekolah SMA, SMK. dan SLB Negeri di Jatim / Foto : Pemprov Jatim.

KaMedia – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa lantik 198 Kepala SMA, SMK dan SLB negeri di Jawa Timur, Jumat (16/5). Dari jumlah tersebut, sebanyak 141 kepala sekolah dimutasi. Sedangkan 57 kepala sekolah baru mengikuti jabatan promosi.

Gubernur Khofifah mengajak seluruh kepala sekolah yang dilantik untuk mewujudkan Pendidikan Jatim yang unggul, berkarakter, inklusif dan adaptif terhadap zaman.

Penekanan ini menjadi penting bagi kepala sekolah. Sebab saat ini Pemprov Jatim tengah meningkatkan mutu pendidikan di Jawa Timur.

“Ini menjadi penting bagaimana perubahan zaman, yang (menuntut) harus beradaptasi. Kita adaptasikan digital IT, harus mengambil aspek produktifitasnya. Yang tidak produktif harus ditinggalkan,”tegas Khofifah usai Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Kepala UPT Satuan Pendidikan di Gedung Negara Grahadi.

Menyoal komitmen inklusif, orang nomor satu di Jawa Timur ini meminta agar sekolah memperlakukan selurug muridnya secara sama, yakni berbasis ramah anak. Lebih penting lagi, pihaknya meminta agar setiap ada masalah kepala sekolah harus menyelesaikan persoalan tersebut tampa masalah.

“Jangan sampai menyelesaikan masalah di APH (aparat penegak hukum). Karena kita punya restorative justice berbasis sekolah,” katanya.

Kemudian ajakan menumbuhkan pendidikan yang berkarakter. Khofifah menyebut, pesan tersebut sebenarnya ditujukan untuk seluruh OPD, pegawai di lingkungan Pemprov Jatim. Tidak hanya bagi kepala sekolah saja. Kepada kepala sekolah ia menegaskan bahwa pentingnya mencetak generasi unggul berakhlak dan berkarakter. Namun, dalam menyiapkan hal itu, lanjut Khofifah, kepala sekolah yang baru dilantik harus mengikuti tes Talent DNA (Drive, Network, Action).

Dalam tes yang berbasis aplikasi AI itu, kepala sekolah akan menyelesaikan 45 soal dalam bentuk warna. Di mana untuk warna biru/hitam keterangan menyimpan akan terbaca, warna kuning untuk pengembangan potensi diri dan warna merah untuk aksi.

“Saya baru saja mengikuti ESQ Leadership Center(LC), kemudian sya mengumpulkan beberapa OPD. Dindik langsung gercep eksekusi. Dan kepala sekolah menjadi yang pertama mengikuti langsung Talent DNA. Lewat tes ini mereka akan mengetahui potensinya,”ujar Khofifah.

Selain Kepala Sekolah, mantan Mensos ini juga meminta Kepala Dindik Jatim, Aries Agung Paewai untuk menyiapkan guru BK yang merupakan konselor sekolah untuk dibekali Talent DNA. Bagi Khofifah, wajib bagi guru BK untuk memiliki tambahan skill Talent DNA. Bahkan, rencananya, akan ada pelatihan antara guru BK, tenaga BKD dan tenaga Bappenda untuk penambahan skill Talent DNA..

“Untuk kepala sekolah Talent DNA ini yang pertama di Indonesia. Tahapan selanjutnya kami akan fokus ke guru BK. Saat ini mereka adalah konselpr di lingkungan sekolah. Dan wajib bagi mereka mempunyai tambahan skill Talent DNA untuk menghadapi persoalan yang dialami murid-muridnya,”tegas Khofifah.

Terakhir yakni, mewujudkan pendidikan unggul. Perihal ini, Khofifah menjabarkan beberapa waktu lalu telah ada pertemuan dengan Dubes Singapura Kwok Foong Seng untuk penguatan kerjasama. Di mana menurut Khofifah Singapura selalu unggul dalam global competitiveness Indeks yang include dengan global innovative Indeks dan global talent.

“Singapura selalu unggul dengan ketiga aspek ini. Kemaren saja ijin untuk kita kembangkan tiga aspek ini di Jawa Timur,”tandasnya.

Sementara itu, ditambahkan Kadindik Jatim, Aries Agung Paewai sebanyak 198 kepala sekolah yang dilantik ini akan mengisi jabatan kepala sekolah yang kosong. Dari jumlah tersebut sebanyak 57 kepala sekolah baru dengan promosi mengisi jabatan kepala sekolah yang kosong. Sedangkan 26 jabatan kepala sekolah masih diisi pelaksana tugas (plt). Sedangkan 115 kepala sekolah dimutasi.

“Proses persiapan pelantikan ini sudah lama. Sejak Januari lalu sudah kita siapkan. Karena banyak ekpala sekolah yang pensiun. Gubernur menginstruksikan jangan terlalu lama kosong. Karena dobel fungsi tugas kepala sekolah ini kan sama-sama berat. Maka kita diminta mempercepat. Karena proses ini tidak hanya di BKD tapi juga di BKN,”Jelas Aries.

Percepatan pelantikan kepala sekolah ini lanjut Aries juga karena mendekati waktu penandatanganan ijazah.

Lebih lanjut, Aries juga menyampaikan usai dilantik di hari yang sama 198 kepala sekolah akan mengikuti tes Talent DNA. Mekanisme pengisian melaui HP masing-masing kepaka sekolah. Dari aplikasi tersebut, para kepala sekolah akan bisa melihat profil dalam menjalankan tugasnya.

“Jadi tdak bisa orang dipaksa jadi kepala sekolah dan leader. Kami berharap dengan Talent DNA ini mereka lebih terabaikan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya,”jelasnya.

Aries juga menjabarkan, selain Talent DNA, sebelumnya kepala sekolah di Jawa Timur juga mengikuti program profiling yang bekerjasama dengan UINSA. Dalam program Profiling, kepala sekolah diajarkan dalam pengelolaan atau manajemen dalam menyelesaikan masalah dan menghadapi situasi dilingkungan Satuan Pendidikan.

“Saat ini kita melantik 198 kepala sekolah. Sedangkan masih ada 26 jabatan kepala sekolah kosong dan diisi plt. Jumlah kekosongan ini akan terus bergerak karena tiap minggu ada
yang pensiun,” pungkas Aries.