HeadlineSurabaya

KAI Tutup Separuh Jalan Ahmad Yani, Keselamatan Kereta dan Pengendara Jadi Taruhan

×

KAI Tutup Separuh Jalan Ahmad Yani, Keselamatan Kereta dan Pengendara Jadi Taruhan

Sebarkan artikel ini

KaMedia – Keselamatan tidak bisa ditawar. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya mengambil langkah tegas dengan melakukan pemasangan blok rel di perlintasan kereta api Wonokromo, Jalan Ahmad Yani, Senin malam (26/1).

Konsekuensinya jelas: jalan ditutup sementara, lalu lintas terganggu, dan pengendara harus bersabar.
Pekerjaan ini dilakukan di Jalur Perlintasan Langsung (JPL) No. 1 Wonokromo, salah satu titik tersibuk di Surabaya. Selama proses berlangsung, setengah badan jalan akan ditutup secara bergantian, mulai pukul 22.00 WIB hingga 05.00 WIB keesokan harinya.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar perbaikan rutin, melainkan tindakan krusial demi keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan.

“Malam ini kami bongkar aspal perlintasan, pasang blok rel, lalu lakukan pengaspalan ulang. Ini lanjutan penggantian rel yang sudah kami kerjakan Desember lalu. Fokus kami satu: keselamatan,” tegas Mahendro.

KAI tak menutup mata terhadap potensi dampak di lapangan. Kemacetan hampir pasti terjadi, mengingat Jalan Ahmad Yani merupakan jalur vital kota. Namun Mahendro menegaskan, risiko macet jauh lebih kecil dibanding risiko kecelakaan jika perlintasan dibiarkan tanpa perbaikan maksimal.

Untuk menekan dampak lalu lintas, KAI Daop 8 telah berkoordinasi dengan Pemkot Surabaya, Kepolisian, dan Dinas Perhubungan guna mengatur arus kendaraan di sekitar lokasi. Meski demikian, warga diminta tidak nekat dan mengatur ulang perjalanan jika tak ingin terjebak antrean.

“Penutupan kami lakukan malam hingga dini hari agar gangguan aktivitas warga seminimal mungkin. Tapi tetap akan ada keterbatasan akses. Masyarakat harus siap,” katanya lugas.

KAI juga menyampaikan permohonan maaf, namun dengan penegasan bahwa kenyamanan sementara tidak boleh mengalahkan keselamatan jangka panjang.

“Perawatan perlintasan sebidang adalah komitmen kami. Keselamatan operasional kereta api dan keamanan pengguna jalan adalah prioritas utama, meski harus dibayar dengan ketidaknyamanan sesaat,” pungkas Mahendro.