KaMedia – Sebagian Kota Surabaya kembali didera banjir pasca hujan deras yang mengguyur Kota Surabaya sejak Senin (24/2/2025) sore hingga malam. Salah satu kawasan terdampak adalah Karangpilang. Sungai diwilayah tersebut tak mampu menampung curah hujan yang sangat tinggi dan akhirnya meluap.
Setidaknya puluhan rumah yang berada disekitar Jalan Raya Karangpilang khususnya di Gang Gelatik terendam air. Air yang masuk ke pemukiman tersebut mencapai ketinggian setengah meter atau sekitar 50 cm. Kondisi genangan tersebut bahkan sampai siang tadi belum surut, Selasa ( 25 /2/25).
Kalaksa BPBD Kota Surabaya Agus Hebi Djuniantoro, mengatakan bahwa banjir terjadi karena air sungai meluap, imbas curah hujan yang sangat tinggi dan menerjang permukiman warga yang berada di bantaran sungai.
” Ketinggian air mencapai 30 hingga 50 cm dan berdampak pada 30 rumah di RT 04, RW 02, dengan total 127 warga yang terdampak,” ujar Agus Hebi.
Selama ini kawasan tersebut tidak pernah banjir. Namun hujan yang deras menjadi pembeda. Sejauh ini menurut Agus Hebi air sudah mulai surut dan masyarakat tetap bertahan meski ancaman banjir bisa kembali terjadi.
” Meskipun banjir merendam rumah-rumah warga, hingga kini tidak ada laporan warga yang mengungsi. Mereka memilih bertahan di rumah masing-masing ” lanjut Agus Hebi.
Meski demikian menurut Kalaksa BPBD Surabaya Agus Hebi menyampaikan tetap menyiapkan Posko Siaga Bencana dan tempat pengungsian sementara di Aula Lantai 2 Panti Asuhan Muhammadiyah Karangpilang sebagai langkah antisipasi
Selain itu, BPBD juga mengimbau warga untuk tetap waspada jika kondisi banjir semakin parah.
“Kita siapkan tempat pengungsian sementara dan memberikan bantuan berupa paket sembako bagi warga terdampak,” pungkas Agus Hebi.











