KaMedia – Perumda Air Minum (PAM) Surya Sembada Kota Surabaya kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. BUMD milik Pemerintah Kota Surabaya itu berhasil meraih penghargaan Badan Usaha Terbaik dalam Tata Kelola Layanan Berbasis Data pada ajang Cita Loka Fest 2026 yang digelar di Hotel Aryaduta Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (24/6/2026).
Penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa transformasi digital yang dijalankan PAM Surya Sembada tidak sekadar mengikuti perkembangan teknologi, tetapi benar-benar mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Penghargaan diterima langsung oleh Manajer Tata Usaha dan Humas PAM Surya Sembada, Andilun Gatu. Capaian ini sekaligus mengukuhkan posisi PAM Surya Sembada sebagai salah satu perusahaan daerah yang berhasil memanfaatkan data dan teknologi sebagai berhasil memanfaatkan data dan teknologi sebagai fondasi utama dalam pengambilan kebijakan serta pelayanan pelanggan.
Keberhasilan tersebut ditopang oleh tingginya partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan aplikasi Customer Information System (CIS). Hingga saat ini, aplikasi tersebut telah diunduh sebanyak 429.568 kali dengan sekitar 64 ribu perangkat aktif yang digunakan pelanggan untuk melakukan pencatatan meter mandiri, pembayaran tagihan, hingga penyampaian pengaduan.
Jumlah pengguna aplikasi itu setara dengan 66,7 persen dari total pelanggan PAM Surya Sembada yang kini telah mencapai 642.030 sambungan rumah (SR). Bahkan, perusahaan telah mencatatkan capaian 100 persen cakupan layanan air minum di Kota Surabaya.
Digitalisasi layanan tersebut terbukti mampu memangkas birokrasi, mempercepat respons terhadap keluhan pelanggan, sekaligus menghasilkan data yang lebih akurat untuk mendukung pengambilan keputusan.
Andilun Gatu menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterima. Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran perusahaan dalam menghadirkan layanan terbaik bagi masyarakat.
“Terima kasih atas apresiasi dan penghargaan yang diberikan kepada kami di Cita Loka Fest 2026. Pencapaian ini adalah hasil kerja keras kita bersama. Semoga penghargaan ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk melayani lebih baik,” ujarnya.
Ajang Cita Loka Fest 2026 sendiri mengusung tema “Menguatkan Akar untuk Indonesia Asri” dan menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah daerah, sektor swasta, komunitas, hingga pelaku UMKM dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, menegaskan bahwa inovasi yang lahir di daerah harus mampu bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kita berharap otonomi daerah hari ini bisa menghadirkan kesejahteraan, membawa daerah ke satu fase di mana kekayaan lokal, kekhasan lokal, dan potensi lokal menjadi identitas yang dibanggakan secara nasional serta berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi,” kata Bima.
Prestasi yang diraih PAM Surya Sembada menjadi bukti bahwa inovasi berbasis data bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan. Dari Surabaya, transformasi digital pelayanan publik menunjukkan bahwa teknologi dapat menjadi jalan cepat menuju layanan yang lebih transparan, responsif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.











