HeadlinePemerintahanSidoarjo

Di Tengah Duka dan Luka, Harapan Untuk Izzan Tak Boleh Padam

×

Di Tengah Duka dan Luka, Harapan Untuk Izzan Tak Boleh Padam

Sebarkan artikel ini
Bupati Subandi menjenguk Izzan Dwi Arifianto, korban kebakaran yang dirawat di RSUD Sidoarjo / Foto : Fifin Jun.

KaMedia – Derita yang dialami Izzan Dwi Arifianto terasa begitu berat untuk dipikul anak seusianya. Bocah 7 tahun itu kini masih berjuang melawan luka bakar kronis yang dideritanya, setelah tragedi kebakaran merenggut nyawa ibu dan kakaknya. Di tengah masa pemulihan yang panjang, sang ayah harus berjuang seorang diri mendampingi putranya sekaligus mencari nafkah untuk menyambung hidup.

Kondisi itulah yang mendorong Bupati Sidoarjo H. Subandi turun langsung membesuk Izzan di RSUD R.T. Notopuro, Jalan Mojopahit No. 667 Sidoarjo, Selasa (16/6/2026). Kunjungan tersebut bukan sekadar bentuk empati, tetapi juga memastikan penanganan medis terhadap Izzan berjalan maksimal.

Subandi mengatakan, proses penyembuhan luka bakar yang dialami Izzan memang membutuhkan waktu panjang, terutama karena korban harus menjalani operasi dan perawatan berkala pada bagian kaki yang terdampak cukup parah. Namun ia optimistis peluang kesembuhan masih terbuka lebar.

“Usianya masih 7 tahun. Kemampuan regenerasi sel anak-anak masih sangat baik. Semoga proses pengobatannya lancar dan nantinya bisa kembali berjalan normal serta bermain bersama teman-temannya,” ujarnya.

Tak hanya fokus pada pemulihan Izzan, Pemkab Sidoarjo juga menaruh perhatian pada kondisi ekonomi keluarga yang kini kehilangan sosok ibu sebagai penyangga rumah tangga. Subandi menyebut telah berkoordinasi dengan berbagai pihak agar sang ayah mendapatkan pekerjaan yang lebih ringan sehingga tetap bisa mendampingi proses pengobatan anaknya.

Menurutnya, bantuan Rp600 ribu dari Baznas yang selama ini diterima keluarga dapat menjadi pegangan awal untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun pemerintah daerah juga menyiapkan langkah lanjutan agar keluarga tersebut tidak menghadapi beban hidup sendirian.

Dari sisi pembiayaan kesehatan, Pemkab Sidoarjo memastikan seluruh kemungkinan bantuan akan dimaksimalkan. Operasi dan perawatan Izzan diupayakan dapat ditanggung melalui skema BPJS Kesehatan. Jika masih terdapat kendala administrasi, pemerintah siap membantu pengurusan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) agar keluarga tidak terbebani biaya pengobatan.

“Saya sudah berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk bantuan lanjutan. Kita doakan Izzan segera pulih, proses pengobatannya berjalan lancar, dan ayahnya diberi kekuatan menghadapi cobaan berat ini,” tutur Subandi.

Di balik luka yang belum sembuh, secercah harapan kini terus dijaga agar masa depan Izzan tidak ikut terbakar oleh tragedi yang menimpanya.