KaMedia – Pemerintah Kota Surabaya terus mempercepat transformasi layanan parkir dengan memperluas penerapan sistem parkir digital di berbagai titik kota. Hingga 8 Mei 2026, sebanyak 819 juru parkir telah menerapkan pembayaran non tunai, meningkat dari sebelumnya 711 petugas.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Surabaya untuk menciptakan sistem parkir yang lebih transparan, tertib, dan akuntabel, sekaligus mempermudah masyarakat dalam bertransaksi.
Perluasan parkir digital kini menjangkau sejumlah ruas jalan baru, seperti Bratang Binangun, Bratang Gede, Ngagel Tengah, Nginden, Nginden Semolo, Prapen, Tenggilis Barat, Klampis, Jagir Wonokromo, Manyar Kertoarjo, Manyar Tegal, hingga kawasan Rungkut, Bukit Darmo Boulevard, Kupang Gunung, Darmokali, dan Karang Menjangan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya, Trio Wahyu Bowo, mengatakan masyarakat diimbau mulai membiasakan pembayaran parkir secara digital menggunakan QRIS, e-money, maupun voucher parkir resmi.
“Masyarakat diimbau melakukan pembayaran parkir secara digital dan memastikan menerima bukti pembayaran dari petugas parkir sebagai bentuk transaksi yang sah, tertib, dan transparan,” ujar Trio, Sabtu (9/5/2026).
Untuk memastikan penerapan berjalan optimal, Dinas Perhubungan Surabaya juga menerjunkan tim pengawas ke lapangan. Selain itu, sosialisasi terus dilakukan kepada juru parkir maupun masyarakat agar semakin terbiasa menggunakan sistem pembayaran non tunai.
Menurut Trio, perubahan kebiasaan menjadi tantangan utama dalam digitalisasi parkir. Tidak hanya masyarakat yang masih terbiasa membayar tunai, sebagian juru parkir juga masih perlu beradaptasi dengan sistem baru tersebut.
Karena itu, petugas parkir diminta aktif memberikan informasi kepada pengguna sejak awal, termasuk menjelaskan bahwa pembayaran dilakukan melalui sistem digital menggunakan telepon genggam.
Dengan perluasan ini, Pemkot Surabaya berharap layanan parkir semakin modern, praktis, dan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan parkir di Kota Pahlawan.











