KaMedia – Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat melalui kegiatan pendampingan literasi kecerdasan artifisial (AI) dan pelatihan konten digital berbasis pariwisata di Desa Tambak Cemandi, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (10/5/2026).
Kegiatan pengabdian masyarakat tersebut bertujuan membangun literasi digital yang cerdas sekaligus memperkuat nilai-nilai kearifan lokal agar mampu menjadi daya tarik wisata desa. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa Unesa bersinergi dengan pemuda Karang Taruna Tambak Cemandi untuk menggali dan mengangkat potensi wisata yang dimiliki desa tersebut.
Salah satu panitia kegiatan, Arfino, mahasiswa semester 4 Fikom Unesa, menegaskan pentingnya literasi digital dalam mendukung promosi wisata lokal agar mampu bersaing dengan destinasi lain.
“Kegiatan ini menjadi pondasi literasi digital yang dikhususkan untuk pengembangan pariwisata,” ujar Arfino.
Selain pendampingan, peserta juga mendapatkan materi pelatihan pembuatan konten digital dari dosen Unesa, Afni. Dalam materinya, Afni menjelaskan pentingnya menghadirkan “lipstick effect” dalam sebuah konten promosi wisata.
Menurutnya, konsep tersebut bertujuan menampilkan nilai ekonomi dan daya tarik emosional sehingga wisatawan tertarik memilih suatu destinasi.
“Tujuan lipstick effect adalah memunculkan nilai ekonomi sehingga wisatawan mampu tertarik ketika menentukan tujuan wisata,” terang Afni.
Ia juga menambahkan bahwa menggali potensi dan nilai-nilai unik dalam sebuah objek wisata dapat memengaruhi minat wisatawan, baik lokal maupun internasional.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa Unesa berharap masyarakat Desa Tambak Cemandi mampu memanfaatkan teknologi digital dan kecerdasan artifisial untuk memperkenalkan potensi wisata desa secara lebih kreatif, menarik, dan berdaya saing.











