HeadlineJatimPemerintahan

Gubernur Khofifah Sambut Hangat Dubes RRT Wang Lutong, Perkuat Investasi hingga Energi Bersih di Jatim

×

Gubernur Khofifah Sambut Hangat Dubes RRT Wang Lutong, Perkuat Investasi hingga Energi Bersih di Jatim

Sebarkan artikel ini
Gubernur Khofifah dan Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok (RRT) untuk Indonesia, Wang Lutong, bertemu di Gedung VIP Bandara Juanda, Sidoarjo, Selasa (7/4). Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kerja sama strategis lintas sektor antara Jawa Timur dan Tiongkok / Foto : Pemprov Jatim

KaMedia – Suasana hangat dan penuh optimisme mewarnai pertemuan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dengan Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok (RRT) untuk Indonesia, Wang Lutong, di Gedung VIP Bandara Juanda, Sidoarjo, Selasa (7/4). Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kerja sama strategis lintas sektor antara Jawa Timur dan Tiongkok.

Dalam dialog yang berlangsung produktif tersebut, berbagai peluang kolaborasi dibahas secara komprehensif—mulai dari investasi, pengembangan industri, energi terbarukan, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Gubernur Khofifah menegaskan bahwa hubungan Jawa Timur dengan Tiongkok terus menunjukkan tren positif, khususnya dalam sektor investasi. Bahkan, kunjungan ini bertepatan dengan agenda penting peletakan batu pertama pembangunan pabrik melamin di Gresik serta rencana kunjungan ke kawasan wisata unggulan, Gunung Bromo.

“Kunjungan ini sangat penting bagi Jawa Timur. Kita ingin investasi terus tumbuh, sekaligus memperkenalkan potensi wisata seperti Bromo agar semakin dikenal dunia,” ujar Khofifah.

Tak hanya industri dan pariwisata, kerja sama juga diarahkan pada penguatan SDM, khususnya bagi aparatur sipil negara (ASN). Melalui sinergi dengan BPSDM Jawa Timur, diharapkan lahir birokrasi yang semakin kompeten, adaptif, dan inovatif.

Di sektor peternakan, Khofifah mengungkapkan langkah strategis Pemprov Jatim dalam meningkatkan produksi susu nasional. Salah satunya melalui penjajakan kerja sama pengadaan bibit sapi perah unggul, termasuk dari Tiongkok yang dikenal memiliki produktivitas tinggi.

“Produktivitas sapi perah asal Tiongkok bisa mencapai hingga 50 liter per ekor per hari. Ini peluang besar untuk kita kembangkan di Jawa Timur,” jelasnya optimistis.

Sementara itu, isu energi bersih juga menjadi fokus pembahasan. Kedua pihak sepakat mendorong pemanfaatan energi surya sebagai bagian dari transisi menuju energi ramah lingkungan, sejalan dengan target net zero emission Indonesia pada 2060.

“Diskusi ini akan terus kita tindak lanjuti secara maksimal,” tegas Khofifah.

Tak ketinggalan, Gubernur Khofifah turut memperkenalkan komoditas unggulan Jawa Timur seperti durian dan salak yang telah menembus pasar Tiongkok. Ia menekankan pentingnya menjaga kualitas, kuantitas, dan kontinuitas produksi agar mampu memenuhi permintaan global yang terus meningkat.

“Pertemuan ini sangat produktif. Saya berharap kolaborasi Jatim dan Tiongkok semakin kuat dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Di sisi lain, Dubes Wang Lutong menyampaikan apresiasi atas pesatnya pembangunan Jawa Timur di bawah kepemimpinan Khofifah. Ia menilai provinsi ini memiliki potensi besar sebagai destinasi investasi dan mitra strategis.

“Ini kunjungan kedua saya ke Jawa Timur. Saya sangat mengapresiasi capaian pembangunan yang luar biasa,” ujarnya.

Wang Lutong juga menegaskan komitmen Tiongkok dalam mendorong investasi di berbagai sektor, termasuk energi terbarukan dan pendidikan vokasi. Bahkan, ia menyebut telah ada perusahaan yang berinvestasi di sektor energi surya di Jawa Timur.

“Kami akan terus mendorong keterlibatan investor, termasuk dalam pengembangan SDM melalui pendidikan vokasi,” jelasnya.

Menutup pertemuan, Wang Lutong berharap hubungan kerja sama ini semakin berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi kedua belah pihak.

“Kami optimistis kolaborasi ini akan terus tumbuh dan semakin kuat ke depan,” pungkasnya.