HeadlinePolitikSurabaya

Ultimatum Keras Faridz Afif Usai Terima SK PKB Surabaya: Menang Total atau Hancur!

×

Ultimatum Keras Faridz Afif Usai Terima SK PKB Surabaya: Menang Total atau Hancur!

Sebarkan artikel ini
Ketua DPC PKB Surabaya, M. Faridz Afif, kini punya "senjata legal" untuk mengobrak-abrik peta politik lokal setelah resmi menerima Surat Keputusan (SK) kepengurusan langsung dari DPP PKB / Foto : Istimewa.

KaMedia – Genderang perang politik di Kota Pahlawan resmi ditabuh. Ketua DPC PKB Surabaya, M. Faridz Afif, kini punya “senjata legal” untuk mengobrak-abrik peta politik lokal setelah resmi menerima Surat Keputusan (SK) kepengurusan langsung dari DPP PKB melalui DPW PKB Jawa Timur, Minggu (5/4) petang.

​Namun, SK ini bukan sekadar kertas formalitas di atas meja. Bagi Afif, ini adalah kontrak mati.

​Secara mengejutkan, Afif langsung memasang target tinggi yang membuat kuping rival politiknya panas: Wajib menambah kursi di DPRD Kota Surabaya pada pemilu mendatang. Tak main-main, sebuah taruhan jabatan yang sangat berani langsung dilempar ke publik.

​”Semangatnya satu napas, yakni menambah kursi. Saya siap dievaluasi jika PKB tidak menambah kursi di DPRD Kota Surabaya!” tegas Afif dengan nada tinggi.

​Kata “evaluasi” di dunia politik bukanlah rahasia lagi, itu adalah bahasa halus dari siap dicopot jika gagal total.

​Langkah awal Afif dipastikan akan membuat mesin partai bergerak tanpa rem. Ia sadar, target ambisius tidak akan tercapai jika internal partai masih loyo atau berjalan sendiri-sendiri. Konsolidasi radikal dari tingkat DPC, PAC, hingga ranting paling bawah akan segera digenjot.

​”Kami ingin seluruh pengurus bergerak bersama. Konsolidasi organisasi menjadi prioritas agar PKB Surabaya semakin solid, semakin dekat dengan masyarakat, dan mampu menjalankan seluruh amanah partai secara maksimal,” jelasnya.

​Afif mengirimkan sinyal jelas kepada seluruh kadernya, tidak ada waktu untuk bersantai. PKB Surabaya harus bertransformasi menjadi “rumah perjuangan” yang nyata, bukan sekadar papan nama partai yang muncul lima tahun sekali.

​Keberanian Afif melempar garansi “siap dievaluasi” tentu menjadi magnet perhatian. Surabaya selama ini dikenal sebagai medan pertempuran politik yang sangat ganas dengan dominasi partai-partai besar lainnya. Dengan target menambah kursi, PKB Surabaya di bawah komando Afif dipastikan siap mengusik kenyamanan para petahana di parlemen Yos Sudarso.

​Menutup pernyataannya, Afif menyampaikan apresiasi mendalam atas kepercayaan dari DPP dan DPW PKB Jatim. Sinergi ini ia sebut sebagai bahan bakar utama untuk membakar semangat tempur kader di akar rumput.

​”Kepercayaan ini akan kami jaga sebaik-baiknya. Insyaallah seluruh jajaran DPC PKB Surabaya siap bekerja, menjaga soliditas, dan menjalankan amanah partai,” pungkasnya penuh optimisme.

​Kini, publik Surabaya tinggal menunggu, apakah janji manis dan taruhan jabatan Faridz Afif ini akan berbuah kemenangan manis, atau justru menjadi blunder yang memakan sekutunya sendiri? Waktu yang akan menjawab.