KaMedia – Duka mendalam dirasakan keluarga besar Yonif 509 BY/ 2 Kostrad yang bermarkas di Jember. Salah satu anggota pasukannya Serka Untung Avisilia meninggal dunia karena truk yang dikemudikannya terbakar dan meledak.
Serka Untung yang mencoba menyelamatkan diri dari kobaran api dan ledakan melompat dari lokasi kejadian ke jalan yang ada dibawahnya dengan ketinggian lebih dari 8 meter.
Akibatnya fatal mengalami patah tulang dibeberapa bagian tubuhnya. Korban sempat ditolong warga dan dilarikan ke IGD RS Bhayangkara Pusdik Porong. Sayanngnya akibat luka yang parah, Serka Untung Avisilia wafat.
Meninggalnya Serka Untung Avisilia juga dibenarkan Dandim O819 Pasuruan Letkol Arh Noor Iskak, S.T
” Kami sampaikan berita duka bahwa Serka Untung Avisilia dinyatakan telah meninggal dunia sekitar pukul 23.10 Senin ( 5/5/2025) ” ujar Letkol Noor Iskak.
Sementara satu anggota TNI lain Serma Dino yang juga melompat bersama almarhum Serka Untung masih menjalani perawataj intensif di RS Bhayangkara Porong.
Seperti diberitakan sebelumnya, Senin tanggal 5 Mei 2025 sekira pukul 21.30 WIB, bertempat di KM 774 – 200 Tol Gempol – Pasuruan Kec. Gempol Kab. Pasuruan terjadi kebakaran dan ledakan Randis Yonif 509 BY/2 Kostrad yang bermuatan amunisi dan bahan peledak mortir. Rombongan ini melakukan perjalanan dari Dermaga Ujung Perak Surabaya menuju ke Yonif 509 BY/2 Kostrad Jember setelah selesai purna tugas dari Papua.
Dugaan sementara peristiwa tersebut dipicu konsleting listrik dari salah satu truk pengangkut muatan amunisi dan bahan peledak yang beriringan 9 unit truk yang membawa pasukan dan amunisi serta bahan peledak.











