HeadlineNasional

Sengit! Geser Lirboyo dan DKI Jakarta, Tambakberas Jombang Sah Jadi Lokasi Muktamar ke-35 NU

×

Sengit! Geser Lirboyo dan DKI Jakarta, Tambakberas Jombang Sah Jadi Lokasi Muktamar ke-35 NU

Sebarkan artikel ini
​Sempat diwarnai 'Drama' dan skorsing, PBNU akhirnya mengetok palu.untuk memutuskan Muktamar ke-35 NU resmi akan berlangsung di Tambakberas Jombang / Foto : PB NU

KaMedia – Ketegangan mewarnai jalannya Rapat Gabungan Harian Syuriyah-Tanfidziyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Setelah melalui perdebatan sengit hingga beberapa kali dihantam skorsing, PBNU akhirnya resmi mengetok palu: Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur sah menjadi lokasi Muktamar ke-35 NU.

​Adu argumen dan ‘drama’ tarik ulur ini terjadi di Lantai 8 Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta Pusat, Selasa (7/7/2026) malam. Rapat pleno sempat memanas karena kuatnya arus dukungan yang terbelah antara Pondok Pesantren Lirboyo Kota Kediri dengan sejumlah pesantren di DKI Jakarta.

​Akibat kebuntuan tersebut, sidang yang berlangsung sejak siang hingga malam hari itu terpaksa beberapa kali ditunda.

​”Tadi kami sudah beberapa kali pertemuan ternyata masih butuh 1 atau 2 jam lagi. Jadi, mohon sabarnya diskors lagi sekitar 1 jam atau dua jam. Doanya semoga mudah-mudahan selesai,” ujar Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar, di tengah suasana rapat yang alot.

​Bahkan, sempat muncul wacana untuk menunda keputusan dan melanjutkan rapat via Zoom keesokan harinya. Namun, karena mayoritas peserta rapat menolak penundaan, tensi tinggi itu akhirnya mencair setelah disepakati jalan tengah: Tambakberas Jombang resmi dipilih sebagai tuan rumah.

​Selain mengunci lokasi, rapat gabungan tersebut juga memutuskan untuk menggeser jadwal pelaksanaan Muktamar ke-35 NU. Agenda yang semula dijadwalkan pada 1–5 Agustus 2026, kini resmi diundur menjadi 27–31 Agustus 2026.

​Kiai Miftach mengungkapkan, pengunduran jadwal ini sengaja dilakukan demi memberikan waktu bagi panitia lokal di Jombang untuk mematangkan kesiapan infrastruktur.

​”Tadi Kiai Hasib (KH Hasib Wahab, Pengasuh Ponpes Tambakberas) sudah banyak berjanji untuk memenuhi infrastruktur yang belum sempat diselesaikan dengan baik,” tutur Kiai Miftach. Ia juga berharap kepengurusan PBNU periode 2021-2026 ini bisa mengakhiri masa khidmahnya dengan husnul khatimah.

​Sementara itu, Ketua Panitia Organizing Committee (OC) Muktamar ke-35 NU, H Saifullah Yusuf (Gus Ipul), menegaskan bahwa penunjukan Jombang didasarkan pada pertimbangan teknis yang matang. Salah satu nilai plus Jombang adalah modal historisnya.

​”Jombang telah memiliki pengalaman menjadi tuan rumah Muktamar pada 2015 silam (Muktamar ke-33). Pengalaman tersebut menjadi salah satu modal penting,” jelas Sekjen PBNU tersebut.

​Gus Ipul memastikan pihak PBNU akan segera melakukan konsolidasi kilat dengan PWNU Jawa Timur, PCNU Jombang, serta jaringan pesantren di sekitar Tambakberas untuk mempersiapkan kebutuhan logistik, akomodasi, ruang sidang komisi, hingga transportasi peserta.

​Dengan keputusan final ini, seluruh dinamika dan perdebatan internal resmi berakhir, dan fokus kini beralih sepenuhnya untuk menyukseskan gelaran akbar permusyawaratan tertinggi warga Nahdliyin tersebut di pengujung Agustus nanti.