EkonomiHeadlineJatim

PLN UIT JBM Gerak Cepat Ganti Isolator Pecah di GITET 500 kV Kediri, Pasokan Listrik Tetap Aman

×

PLN UIT JBM Gerak Cepat Ganti Isolator Pecah di GITET 500 kV Kediri, Pasokan Listrik Tetap Aman

Sebarkan artikel ini

KaMedia – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) bergerak cepat menangani kerusakan isolator di Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) 500 kV Kediri. Melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Madiun, PLN mengganti isolator pecah di Bay Paiton 1 Section 21B tanpa menyebabkan pemadaman listrik kepada pelanggan.

Penggantian dilakukan secara segera karena kondisi isolator yang rusak berpotensi menurunkan keandalan sistem transmisi dan memicu gangguan yang lebih luas. Untuk memastikan pasokan listrik tetap terjaga, PLN menurunkan Tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB), tim khusus yang mampu melakukan pekerjaan pemeliharaan pada jaringan bertegangan tinggi tanpa memutus aliran listrik.

Isolator merupakan komponen krusial dalam sistem transmisi. Kerusakan pada peralatan ini dapat meningkatkan risiko flashover dan mengganggu penyaluran tenaga listrik apabila tidak segera ditangani. Langkah cepat PLN menjadi kunci pencegahan gangguan pada sistem transmisi 500 kV yang berperan vital dalam menopang kebutuhan listrik Jawa Timur dan sekitarnya.

GITET 500 kV Kediri sendiri merupakan Objek Vital Nasional yang menjadi simpul penting penyaluran listrik dari pembangkit ke berbagai wilayah. Keandalannya berpengaruh langsung terhadap stabilitas sistem kelistrikan, baik untuk kebutuhan masyarakat maupun sektor industri dan strategis.

General Manager PLN UIT JBM, Ika Sudarmaja, menegaskan bahwa respons cepat ini mencerminkan komitmen PLN dalam menjaga keandalan infrastruktur ketenagalistrikan nasional.

“Penggantian isolator ini bersifat mendesak karena berkaitan langsung dengan keandalan sistem. Dengan dukungan Tim PDKB, pekerjaan dapat dilakukan tanpa pemadaman, sehingga pasokan listrik ke pelanggan tetap aman,” ujarnya.

PLN UIT JBM memastikan akan terus memperkuat pemeliharaan preventif serta respons cepat terhadap potensi gangguan di seluruh aset transmisi. Upaya ini dilakukan untuk menjamin keandalan sistem, menjaga Objek Vital Nasional, serta memastikan pasokan listrik yang andal dan berkelanjutan bagi masyarakat.