HeadlineKesehatanPemerintahanSidoarjo

Lampaui Target Nasional dan Daerah, Program Cek Kesehatan Gratis Sidoarjo Jangkau 1,4 Juta Warga

×

Lampaui Target Nasional dan Daerah, Program Cek Kesehatan Gratis Sidoarjo Jangkau 1,4 Juta Warga

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, Lakhsmie Herawati Yuwantina / Foto. : Fifin. Jun.

KaMedia – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Sidoarjo mencatatkan kinerja gemilang. Berdasarkan data per 29 Oktober 2026, jumlah warga yang telah menerima layanan kesehatan gratis ini telah menembus angka 1.453.203 orang atau setara dengan 65,17% dari total target keseluruhan penduduk.

​Capaian impresif ini tidak hanya sukses melampaui target yang dipatok oleh Pemerintah Kabupaten Sidoarjo sebesar 52%, tetapi juga berhasil melewati target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

​Bupati Sidoarjo, H. Subandi, memberikan apresiasi tinggi atas keberhasilan program ini. Ia menegaskan agar momentum positif tersebut terus dijaga dan dimaksimalkan hingga seluruh lapisan masyarakat terlayani tanpa terkecuali.

​”Diharapkan masyarakat Sidoarjo tidak ada lagi yang sakit tidak terurus, dan selalu dalam keadaan sehat. Program cek kesehatan gratis ini harus dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang nyaman,” tegas Bupati Subandi.

​Sebagai langkah konkret, Bupati Sidoarjo telah menerbitkan Surat Edaran guna mengoptimalkan pelaksanaan CKG dengan menggandeng seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, Kepala Desa, hingga instansi sekolah.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, Lakhsmie Herawati Yuwantina merinci bahwa keberhasilan ini merata di seluruh kelompok siklus hidup yaitu, bayi baru lahir (BBL) 106,18% (Melampaui target kabupaten 75% dan RPJMN 70%), anak usia sekolah (AUS) 103,84% (Melampaui target kabupaten 100% dan RPJMN 35%), balita dan prasekolah (Balita Apras) 73,50% (Melampaui target kabupaten 60% dan RPJMN 55%), lansia 66,57% (Melampaui target kabupaten 60% dan RPJMN 55%) serta dewasa 52,99% (Melampaui target kabupaten 50% dan RPJMN 45%)

​”Secara keseluruhan kinerja program ini sangat positif. Kendati demikian, upaya percepatan tetap kami lakukan, terutama untuk kelompok usia dewasa dan lansia,” ujar Lasmie saat dikonfirmasi, Senin (2/11).

Hasil pemantauan CKG Sidoarjo 2026 / Foto : Fifin Jun.

Bagi masyarakat Sidoarjo yang belum memanfaatkan fasilitas ini, Dinas Kesehatan memastikan bahwa alur pelayanan CKG dirancang sangat mudah dan ramah warga melalui dua tahap utama yaitu, pendaftaran peserta, melalui aplikasi SATUSEHAT Mobile untuk memilih jadwal dan lokasi pemeriksaan. Menghubungi layanan WhatsApp atau kanal informasi Puskesmas domisili masing-masing dan datang langsung ke Puskesmas terdekat (selama kuota masih tersedia) atau melalui layanan berbasis institusi di sekolah, Posyandu, tempat kerja, atau kegiatan jemput bola di masyarakat.

Selanjutnya tahap pelaksanaan pemeriksaan di Puskesmas. Peserta hadir sesuai jadwal dengan membawa KTP, Kartu Identitas Anak (KIA), atau Kartu Keluarga (KK), kemudian registrasi ulang, verifikasi identitas, serta pengecekan tiket pendaftaran.

Berikutnya pengisian skrining mandiri terkait riwayat kesehatan dan keluhan. Pengukuran dan pemeriksaan fisik sesuai kelompok usia, pemeriksaan laboratorium atau penunjang medis sesuai indikasi dan paket CKG dan pencatatan hasil pemeriksaan secara digital melalui aplikasi Sehat Indonesiaku (ASIK).

“Apabila peserta belum sempat mendaftar lewat aplikasi atau WhatsApp, petugas kami di Puskesmas siap siaga membantu pendaftaran melalui sistem SSI/ASIK. Jadi, warga tidak perlu bingung,” pungkas Lasmie.