KaMedia – Senyum haru akhirnya terukir di wajah Arief Ahmadi (52), warga Desa Jetis Gang 3, Kelurahan Lemah Putro, Sidoarjo. Rumah yang telah ia tempati sejak kecil dan selama ini menjadi saksi bisu perjuangan hidupnya, tak lama lagi akan berubah menjadi hunian yang aman dan nyaman.
Senin (26/10/2026), harapan itu datang secara langsung. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sidoarjo bersama Bupati Sidoarjo turun tangan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kediaman Arief untuk memastikan percepatan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Dari pantauan langsung di lokasi, kondisi rumah Arief memang jauh dari kata layak. Atapnya sudah sering bocor saat hujan, dindingnya tersusun dari bilah-bilah bambu yang mulai lapuk termakan usia, sementara bagian lantainya masih berupa tanah mentah. Tinggal di hunian seperti ini tentu menyimpan kekhawatiran tersendiri, terutama tatkala musim hujan tiba.
Melihat langsung realitas pahit tersebut, Bupati Sidoarjo, Subandi, menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh tinggal diam. Kehadiran langsung jajaran Pemkab dan Baznas di lapangan merupakan komitmen nyata untuk memastikan bantuan zakat benar-benar jatuh ke tangan yang berhak.
”Kita turun langsung hari ini untuk memastikan bantuan ini tepat sasaran. Saya melihat sendiri kondisi rumah Pak Arief sangat memprihatinkan. Pemerintah bersama Baznas hadir untuk memastikan warga kita hidup layak. Ini adalah amanah dari zakat masyarakat Sidoarjo yang harus kembali ke masyarakat,” ungkap Bupati Subandi di lokasi sidak.
Program renovasi RTLH ini merupakan buah manis dari sinergi berkelanjutan antara Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dan Baznas. Wakil Ketua IV Baznas Kabupaten Sidoarjo, Drs. Ilhamuddin, menyampaikan bahwa realisasi perbaikan rumah milik Arief dijadwalkan akan mulai dikerjakan pada bulan November mendatang.
”Ini bentuk komitmen Baznas dalam mengentaskan kemiskinan. Bantuan RTLH ini bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dari masyarakat Sidoarjo, yang kami kelola secara amanah, transparan, dan profesional untuk kemaslahatan umat,” jelas Ilhamuddin.
Bagi Arief Ahmadi, bantuan ini ibarat jawaban atas doa yang telah dipanjatkannya selama bertahun-tahun. Dengan mata berkaca-kaca, ia mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas perhatian yang diberikan oleh pemerintah dan lembaga zakat.
”Alhamdulillah, terima kasih mendapat bantuan dari Baznas. Sudah lama saya ingin memperbaiki rumah, tapi tidak ada biaya. Semoga ini menjadi amal jariyah bagi semua pihak yang membantu,” ucap Arief penuh haru.
Melalui momentum ini, Baznas Kabupaten Sidoarjo berharap program RTLH dapat terus bergulir luas sehingga tidak ada lagi warga Sidoarjo yang harus bertahan hidup di rumah yang membahayakan keselamatan. Sekaligus, ini menjadi ajakan terbuka bagi para muzaki untuk terus menyalurkan zakatnya melalui Baznas Sidoarjo demi mewujudkan kepedulian yang berdampak luas bagi sesama.











