KesehatanPemerintahanSurabaya

DPRD Surabaya Desak Pemkot Surabaya Bangun Shelter Untuk ODHA

×

DPRD Surabaya Desak Pemkot Surabaya Bangun Shelter Untuk ODHA

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi D DPRD Surabaya Imam Syafi'i / Foto : Hermawan.

KaMedia – DPRD Surabaya mendorong Pemkot Surabaya untuk segera memiliki “Shelter” atau “Rumah Singgah” khusus untuk penanganan orang yang hidup dengan infeksi virus HIV (ODHA). Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Drs. H. Imam Syafi’i, S.H., M.H, menyatakan bahwa penanganan ODHA sangat penting, terutama karena kasusnya sudah mulai merambah ke anak-anak usia remaja.

“Sampai hari ini Pemkot Surabaya belum memiliki shelter atau semacam rumah singgah khusus untuk Orang dengan HIV/AIDS, padahal setahun yang lalu kami pernah mengingatkan. Harusnya sudah dianggarkan,” ujar Imam, Jumat (28/11/2025)

Imam juga mengkritik kasus penggerebekkan pesta seks sesama jenis atau gay di sebuah hotel kawasan Ngagel, Wonokromo, Surabaya, yang ternyata 29 dari 34 pria dinyatakan positif HIV oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya. “Harusnya, mereka yang ditahan itu dipisahkan, antara yang positif dan yang tidak, agar kemudian tidak tertular,” katanya.

Imam meminta kepada pihak Kepolisian untuk menangguhkan penahanannya hingga ada tempat khusus atau shelter yang aman. “Sebaiknya ditangguhkan penahanannya sambil proses hukumnya dilanjutkan. Mereka itu bukan blue crime atau white collar crime. Mereka sesungguhnya juga korban, ini kan perilaku,” katanya.

Imam juga mengkritik risiko “vonis ganda” bagi para tersangka jika tetap dicampur dalam sel yang sama. “Jangan sampai mereka dapat vonis dua kali. Vonis terhadap hukumnya, tapi kemudian vonis ketularan penyakitnya. Ini kan kasihan,” pungkasnya.