KaMedia – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur sukses menorehkan prestasi gemilang dengan memboyong gelar Juara Umum Culture Festival PLN Group 2026 di Jakarta. Capaian ini diraih tepat pada momentum peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81 setelah PLN UID Jawa Timur berhasil menjuarai dua kategori utama sekaligus.
Gelar Juara Umum didapatkan berkat raihan Juara 1 pada Kategori PLN 2 – Beyond Service dan Juara 1 Kategori PLN 3 – Beyond Growth & Productivity. Penghargaan diserahkan langsung oleh Direktur Legal dan Manajemen Human Capital (LHC) PT PLN (Persero), Nurlely Aman, serta disaksikan oleh Komisaris Independen PT PLN (Persero), Ali Masykur Musa.
General Manager PLN UID Jawa Timur, Eric Rossi Priyo Nugroho, menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan buah dari konsistensi insan PLN dalam menerjemahkan nilai-nilai perusahaan ke dalam perilaku operasional, keselamatan kerja, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.
”Prestasi ini bukan semata tentang menjadi juara. Yang lebih penting adalah bagaimana budaya mampu menggerakkan insan PLN untuk bekerja lebih aman, memberikan pelayanan yang semakin baik, serta menciptakan nilai tambah bagi perusahaan dan pelanggan,” kata Eric dalam keterangan resminya.
Kemenangan pada kategori Beyond Service didorong oleh implementasi program budaya SPEEDS (Proaktif, Solutif, dan Empati). Melalui penguatan kompetensi petugas pelayanan teknik (YANTEK), coaching kepemimpinan, hingga evaluasi via mystery shopper, program ini berdampak signifikan pada keandalan listrik.
Hingga September 2026, PLN UID Jawa Timur mencatat penurunan angka gangguan penyulang listrik sebesar 14 persen dan meraih indeks kepuasan pelanggan (positive customer experience) mencapai 99,79 persen
Di sektor keselamatan kerja, PLN UID Jawa Timur menerapkan program MARKING (Mitigation Before Working). Sistem ini mewajibkan identifikasi dan mitigasi risiko sebelum pekerjaan dimulai melalui pengawasan ketat, inspeksi berkala, kepatuhan SOP, dan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD). Sistem MARKING diintegrasikan ke dalam tata kelola perusahaan agar budaya K3 tetap berkelanjutan tanpa bergantung pada individu tertentu.
Sementara itu, pada kategori Beyond Growth & Productivity, keberhasilan PLN UID Jawa Timur ditopang oleh program CoreBoost 2.0. Strategi ini memperkuat budaya bisnis melalui pendekatan customer intimacy, optimalisasi Customer Relationship Management (CRM), cross-selling, hingga performance dialog berkesinambungan.
Eric menekankan bahwa transformasi budaya yang berkelanjutan memerlukan keterlibatan aktif dari para jajaran manajerial (leaders) sebagai role model.
”Budaya tidak dapat dibangun hanya melalui slogan atau program sesaat. Leader harus hadir, memberikan keteladanan, menggerakkan tim, membangun sistem, dan memastikan perubahan tersebut terus berjalan,” tegas Eric.
Seluruh integrasi program budaya di PLN UID Jawa Timur kini telah ditanamkan ke dalam sistem manajemen visual, dashboard pemantauan, dan mekanisme evaluasi terstruktur. Penyetelan ini memastikan implementasi budaya kerja yang berorientasi pada keselamatan dan pelayanan terbaik dapat terus dirasakan secara langsung oleh masyarakat.











