KaMedia – Suasana SMKN 4 Kota Probolinggo tampak riuh dan penuh semangat pada Selasa (3/11). Dalam pilar perayaan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa hadir langsung memimpin aksi hijau penanaman 100 pohon produktif sekaligus menyalurkan bantuan pendidikan afirmasi senilai ratusan juta rupiah untuk ratusan siswa setempat.
Didampingi Wali Kota Probolinggo Aminuddin dan Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari, Gubernur Khofifah bersama para guru dan murid menanam pohon mangga, alpukat, dan kelengkeng di lingkungan sekolah. Aksi penanaman pohon ini menjadi simbol komitmen Jawa Timur dalam menjaga kelestarian lingkungan berkelanjutan yang dimotori dari lingkungan sekolah.
Tidak hanya aksi hijau, penanaman pohon ini dirangkaikan dengan peninjauan program unggulan Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan (SIKAP). Gubernur melihat langsung kreativitas para siswa memanen dan membudidayakan aneka tanaman pangan seperti cabai, terong, seledri, tomat, hingga kangkung.
Gubernur Khofifah menegaskan bahwa krisis lahan tak lagi menjadi alasan untuk tidak produktif. Melalui media tanam polibag, seluruh sekolah dari tingkat SMA, SMK, hingga SLB di Jawa Timur diajak bergerak bersama memperkuat ketahanan pangan nasional dari pekarangan sekolah.
”SIKAP inilah yang dikembangkan di semua SMA/SMK dan SLB, baik negeri maupun swasta se-Jawa Timur. Kita harapkan ketahanan pangan bisa kita maksimalkan melalui media tanam yang memungkinkan. Jadi kalau tidak ada lahan langsung, kita bisa manfaatkan polibag,” ujar Khofifah.
Gubernur mengapresiasi hasil budi daya media polibag siswa yang terbukti subur dan siap panen. “Kita ingin sekolah menjadi ruang pembelajaran nyata sekaligus bagian dari penguatan terwujudnya ketahanan pangan Indonesia yang diinisiasi dari Jawa Timur,” tambahnya.
Kegiatan tersebut juga dimeriahkan oleh pameran hasil program SIKAP Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Probolinggo. Sebanyak 9 stan pameran memajang 32 jenis produk unggulan dari 11 satuan pendidikan se-Probolinggo. Pengunjung disuguhkan beragam komoditas segar seperti kentang, tomat, dan wortel, hingga produk pangan olahan kreatif siswa seperti minuman bunga telang, ikan marinasi, dimsum, serta puding
Di tengah rangkaian acara, kepedulian sosial Pemprov Jatim ditunjukkan melalui penyerahan bantuan biaya pendidikan bagi murid afirmasi. Sebanyak 224 siswa jenjang SMA, SMK, dan SLB di Kota Probolinggo menerima bantuan masing-masing senilai Rp1.000.000, dengan penyerahan simbolis dilakukan kepada 20 perwakilan murid.
Gubernur Khofifah menjelaskan bahwa program bantuan afirmasi ini menyasar keluarga kurang mampu yang masuk dalam kategori desil 1 hingga 4. Ini merupakan bentuk intervensi konkret Pemprov Jatim dalam memperpatah mata rantai putus sekolah dan meratakan kualitas SDM di seluruh lapisan masyarakat.
”Kami keliling ke berbagai kabupaten/kota untuk memastikan beasiswa afirmasi ini tepat sasaran. Di Probolinggo ada 224 penerima. Kami harap tidak ada lagi alasan anak-anak kita berhenti atau putus sekolah karena kendala ekonomi,” tegas Khofifah.

Pencairan bantuan dilaksanakan bekerja sama dengan Bank Jatim secara tunai di lokasi acara guna memastikan dana sampai utuh ke tangan siswa. Langkah taktis dan transparan ini telah mendapatkan apresiasi positif dari berbagai pihak sebagai wujud nyata menghadirkan negara di tengah masa depan anak bangsa











