KaMedia – Produk buatan dalam negeri kembali membuktikan taringnya di kancah global. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendampingi kunjungan kerja Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka meninjau fasilitas produksi PT Insera Sena (produsen sepeda Polygon) di Sidoarjo, Jumat (16/10).
Dalam kunjungan tersebut, Wapres Gibran dan Gubernur Khofifah didampingi Bupati Sidoarjo Subandi serta Production Manager Polygon Dian Ardhi Kurniawan, melihat langsung seluruh lini manufaktur. Mulai dari pemotongan dan pembuatan frame, laboratorium quality control, perakitan sepeda listrik (e-bike), hingga area pergudangan barang siap kirim.
Tak sekadar meninjau, momen hangat terjadi saat Wapres Gibran dan Gubernur Khofifah turut menguji langsung kualitas sepeda Polygon dengan gowes berkeliling area pabrik.
Gubernur Khofifah menegaskan bahwa Polygon adalah wajah keberhasilan industri manufaktur Indonesia yang mampu bersaing dan merebut kepercayaan konsumen mancanegara.
”Hampir sebagian besar produk yang dihasilkan di Sidoarjo ini diekspor dan diserap oleh pasar internasional. Polygon adalah contoh nyata bahwa produk buatan anak bangsa punya kualitas kelas dunia,” ujar Khofifah di sela-sela peninjauan.
Khofifah menyambut sangat positif langkah PT Insera Sena yang saat ini tengah aktif meningkatkan kapasitas produksinya. Menurutnya, ekspansi pabrik ini akan membawa multiplier effect yang signifikan bagi perekonomian Jawa Timur, mulai dari peningkatan pendapatan daerah hingga pembukaan lapangan kerja baru.
Lebih lanjut, Khofifah mengajak masyarakat untuk terus memperkuat gerakan Bangga Buatan Indonesia (BBI). Semangat mencintai produk dalam negeri, menurutnya, harus dimulai dari diri sendiri dan disebarluaskan ke lingkungan sekitar.
”Mari kita rekomendasikan produk-produk lokal kepada teman, saudara, hingga di media sosial. Kualitas buatan Indonesia sama sekali tidak kalah dengan produk asing,” tegasnya.
Seiring bergesernya tren global menuju kendaraan ramah lingkungan, Polygon juga mengambil langkah strategis dengan melakukan ekspor perdana sepeda listrik (e-bike) berteknologi baterai rakitan dalam negeri. Langkah ini dinilai sejalan dengan fokus pemerintah dalam percepatan hilirisasi industri dan ekosistem kendaraan listrik.
”Inovasi e-bike ini sangat selaras dengan arah hilirisasi industri nasional dan pengembangan kendaraan ramah lingkungan,” puji Khofifah.
Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) PT Insera Sena, Soni Hartanto, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas perhatian pemerintah pusat dan daerah terhadap dunia industri. Ia mengungkapkan bahwa pasar terbesar Polygon saat ini berada di Eropa (mencapai 70 persen, utamanya Prancis), disusul Amerika Serikat, Kanada, dan Australia.
” Mengembangkan ekspor adalah kebanggaan bagi industri nasional. Kami tidak hanya menyasar pasar domestik, tetapi juga dunia,” jelas Soni.
Sebagai komitmen terhadap pembangunan sumber daya manusia (SDM) di Jawa Timur, PT Insera Sena juga terus mempererat kerja sama dengan instansi pendidikan, khususnya SMK. Lewat program magang dan kunjungan industri, para siswa dibekali keterampilan teknis tinggi yang tidak didapatkan di sekolah, seperti teknik pengelasan presisi dan perakitan modern.
”Kolaborasi dengan sekolah kejuruan ini tidak hanya menambah wawasan pelajar, tetapi juga membuka peluang penyerapan tenaga kerja lokal yang kompeten,” pungkas Soni.











