KaMedia – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima kunjungan silaturahmi Kapolda Jawa Timur yang baru, Irjen Pol Dekananto Eko Purwono, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (23/10). Pertemuan hangat ini menjadi momentum krusial untuk memperkuat sinergi antara Pemprov dan Polda Jatim dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mengawal pertumbuhan ekonomi daerah.
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa stabilitas sosial dan kepastian hukum adalah kunci utama dalam membangun kepercayaan para investor. Lingkungan usaha yang aman dan kondusif akan menjadi daya tarik kuat bagi pelaku usaha untuk menanamkan modalnya di Jawa Timur.
” Sinergi antara pemerintah daerah dan kepolisian sangat penting untuk memastikan iklim investasi di Jawa Timur tetap kondusif. Jika dunia usaha berkembang, manfaatnya akan langsung dirasakan oleh masyarakat melalui pembukaan lapangan kerja dan perluasan kesempatan ekonomi,” ujar Khofifah.
Menurutnya, daya saing Jawa Timur sebagai tujuan investasi strategis tidak hanya bergantung pada ketersediaan infrastruktur, tetapi juga pada iklim hukum yang konsisten serta hubungan yang harmonis antara pemerintah, pengusaha, dan warga.
Selain fokus pada penguatan ekonomi, Gubernur Khofifah juga menyoroti pentingnya menjaga kondusivitas daerah melalui komunikasi yang terbuka dengan seluruh elemen masyarakat, khususnya kelompok buruh dan mahasiswa.
Ia menekankan bahwa penyampaian aspirasi adalah bagian sah dari kehidupan demokrasi yang harus dihormati dan dikelola dengan bijak.
”Kita perlu terus merawat komunikasi dan membuka ruang dialog. Perbedaan pandangan itu wajar, tetapi harus dikelola bersama agar tetap berada dalam koridor hukum demi menjaga suasana Jawa Timur yang teduh dan aman,” tegasnya.
Khofifah berharap pendekatan dialogis yang responsif dan humanis dari Pemprov bersama Polda Jatim dapat mencegah potensi ketegangan sosial tanpa mengesampingkan ruang partisipasi publik.
Melalui koordinasi yang solid ini, Jawa Timur optimistis mampu menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, penegakan hukum, dan kesejahteraan masyarakat secara inklusif dan berkelanjutan.
Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh jajaran Dir Intelkam Polda Jatim, pejabat utama Polda Jatim, serta sejumlah Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemprov Jatim











