HeadlineSurabaya

Sowan ke Kantor Bersejarah PCNU, PKS Surabaya Serap Nasihat Ulama dan Godok 5 Isu Strategis

×

Sowan ke Kantor Bersejarah PCNU, PKS Surabaya Serap Nasihat Ulama dan Godok 5 Isu Strategis

Sebarkan artikel ini
Guna mempererat tali silaturahmi dan memperkuat kolaborasi keumatan, jajaran pengurus PKS Surabaya melakukan kunjungan hormat (sowan) ke Kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Surabaya di kawasan Bubutan / Foto : PKS Surabaya

KaMedia – Langkah politik yang sejuk dan penuh kolaborasi ditunjukkan oleh Dewan Pengurus Daerah Partai Keadilan Sejahtera (DPD PKS) Kota Surabaya. Guna mempererat tali silaturahmi dan memperkuat kolaborasi keumatan, jajaran pengurus PKS Surabaya melakukan kunjungan hormat (sowan) ke Kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Surabaya di kawasan Bubutan.

​Menariknya, lokasi pertemuan ini bukan tempat sembarangan. Kantor PCNU Surabaya merupakan bangunan cagar budaya yang sangat bersejarah. Dulunya, gedung ini adalah Hoofdbestuur Nahdlatoel Oelama (HBNO) alias Kantor Pengurus Besar NU (PBNU) pertama di Indonesia. Di sinilah tempat dirumuskannya fatwa legendaris Resolusi Jihad pada 22 Oktober 1945 yang membakar semangat arek-arek Suroboyo.

​Kedatangan rombongan PKS yang dipimpin langsung oleh Ketua DPD PKS Kota Surabaya, M. Frimainto Utomo atau yang akrab disapa Bung Tomo, menyuntikkan atmosfer yang hangat.

​Mereka disambut langsung oleh jajaran top elite Syuriyah dan Tanfidziyah PCNU Kota Surabaya, di antaranya KH Ahmad Dzulhilmi (Rais Syuriyah PCNU Surabaya), KH Ahmad Saiful Chalim (Katib Syuriyah), dan H Masduki Toha (Ketua Tanfidziyah PCNU Surabaya)

​Bung Tomo menegaskan, sebagai partai Islam yang mengusung visi Rahmatan lil ‘Alamin, PKS merasa wajib untuk senantiasa berjalan beriringan dan mendapat bimbingan dari para ulama dalam mengawal dinamika sosial di Kota Pahlawan.

​”Kami datang menemui para kiai di PCNU Kota Surabaya ini untuk bersilaturahmi sekaligus memohon mauidhoh (nasihat) serta arahan. Sebagai partai Islam rahmatan lil ‘alamin yang membawa aspirasi umat, arahan dari para ulama sangat kami butuhkan,” ujar Bung Tomo saat memberikan keterangan pers tepat di depan Monumen Resolusi Jihad.

​Pertemuan lintas elemen ini berlangsung gayeng dan produktif. Tidak sekadar seremonial, PCNU Surabaya menitipkan banyak masukan strategis kepada PKS untuk diperjuangkan di tingkat kebijakan kota.

​Bung Tomo merinci ada 5 poin utama yang menjadi fokus diskusi mereka yaitu, Perda Pemajuan Kebudayaan, Program Kepemudaan, pmbinaan generasi muda Surabaya agar adaptif dan berakhlak. Sektor Pendidikan, pemajuan kualitas pendidikan berbasis umat, Isu Lingkungan Hidup yaitu menjaga Surabaya tetap asri dan lestari dan Pemberdayaan Ekonomi Umat sebagai upaya penguatan sektor riil ekonomi warga.

​Pertemuan ini dipastikan tidak akan berhenti di meja rasan-rasan saja. PKS Surabaya berkomitmen mengonversi seluruh masukan para kiai menjadi aksi nyata, baik melalui kerja-kerja legislatif di DPRD Kota Surabaya maupun aksi sosial langsung di masyarakat.

​”Alhamdulillah, kami mencapai beberapa kesepakatan untuk ditindaklanjuti sebagai sebuah sinergi. Ini menjadi arahan penting bagi kami di PKS untuk senantiasa konsisten memperjuangkan kepentingan umat Islam serta kepentingan bangsa dan negara, khususnya bagi seluruh warga Kota Surabaya,” pungkas Bung Tomo optimis.

​Sinergi hijau-oranye ini diharapkan mampu membawa angin segar bagi kondusivitas dan kemajuan Kota Surabaya ke depan.