EkonomiGaya HidupPemerintahanSurabaya

Satpol PP Surabaya Perketat Pengawasan Tempat Hiburan di Awal Ramadan, Tak Ada Toleransi Pelanggaran

×

Satpol PP Surabaya Perketat Pengawasan Tempat Hiburan di Awal Ramadan, Tak Ada Toleransi Pelanggaran

Sebarkan artikel ini
Patroli Satpol PP Pemkot Surabaya terus digelar selama ramadhan, untuk memastikan RHU mematuhi aturan yang berlaku / Foto : Diskominfo Surabaya.

KaMedia– Aparat Satpol PP Kota Surabaya bergerak cepat memasuki hari ketiga Ramadan. Delapan tempat Rekreasi Hiburan Umum (RHU) disisir dalam pengawasan ketat sebagai tindak lanjut Surat Edaran Wali Kota tentang pelaksanaan Ramadan dan Idulfitri.

Operasi digelar Jumat (20/2/2026) malam dengan melibatkan lintas instansi: DPRKPP, Disbudporapar, Dinkopumdag, Bakesbangpol, serta unsur TNI dan Polri. Pemerintah Kota menegaskan, bulan suci bukan ruang abu-abu bagi pelanggaran.
Kepala Satpol PP Surabaya, Achmad Zaini, menyatakan pengawasan ini merupakan langkah preventif sekaligus peringatan keras bagi pelaku usaha hiburan.

“Sebagai tindak lanjut SE Wali Kota, kami pastikan seluruh tempat hiburan mematuhi aturan operasional selama Ramadan. Tidak ada pengecualian,” tegas Zaini, Sabtu (21/2/2026).

Tim gabungan memeriksa satu lokasi di Surabaya Selatan dan tujuh lokasi di Surabaya Pusat. Sasaran meliputi toko minuman beralkohol, klub malam, bar, hingga rumah makan yang menjual minuman beralkohol. Pemeriksaan dilakukan menyeluruh, mulai dari izin operasional hingga aktivitas di dalam lokasi.

Hasilnya, delapan lokasi dinyatakan patuh. Namun, aparat menegaskan pengawasan tidak berhenti pada satu malam operasi.

“Pengawasan akan kami lakukan berkala di seluruh wilayah Surabaya. Jika ditemukan pelanggaran, kami tindak sesuai ketentuan. Tidak ada kompromi,” ujar Zaini.

Langkah ini menjadi sinyal tegas bahwa Pemerintah Kota Surabaya serius menjaga ketertiban umum dan menghormati kekhusyukan Ramadan. Aparat memastikan stabilitas dan kondusivitas kota tetap terjaga, sekaligus mengingatkan pelaku usaha agar tidak mencoba bermain di celah aturan.

Pemkot Surabaya mengajak seluruh elemen masyarakat ikut menjaga suasana kota tetap tertib dan aman selama Ramadan. Kepatuhan bukan sekadar formalitas, tetapi bentuk tanggung jawab bersama menjaga marwah Kota Pahlawan.