KaMedia – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur bersama Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur resmi menginisiasi kolaborasi program “Jogo Pondok” (Jaga Pesantren). Langkah strategis ini dirancang untuk mengantisipasi dan mengatasi maraknya kasus perundungan (bullying) di lingkungan sekolah serta pondok pesantren di wilayah Jawa Timur.
Inisiatif tersebut mengemuka dalam kunjungan silaturahmi Kapolda Jawa Timur yang baru, Irjen Pol Dekananto Eko Purwono, S.I.K., M.H., beserta jajaran pejabat utama Polda Jatim ke Kantor PWNU Jawa Timur di Surabaya pada Kamis (5/11).
”Selama ini polisi sudah punya program Jogo Sekolah dan Jogo Omah. Karena PWNU memiliki rencana yang sama untuk pondok pesantren, nanti kita kerjasamakan menjadi Jogo Pondok,” ujar Irjen Pol Dekananto Eko Purwono.
Kunjungan silaturahmi tersebut diterima langsung oleh Plh Ketua PWNU Jatim K.H. M. B. Firjaun Barlaman (Gus Firjaun), Katib Syuriah Dr. K.H. Ahsanul Haq, Wakil Ketua Prof. Dr. Masykuri Bakri, Sekretaris Dr. Ir. H.M. Faqih, serta jajaran pengurus PWNU Jatim lainnya. Selain membahas keamanan, silaturahmi ini bertujuan memperkuat ukhuwah dan kemitraan strategis yang selama ini telah terjalin harmonis antara jajaran kepolisian dan elemen ulama di Jawa Timur.

Plh Ketua PWNU Jatim, Gus Firjaun, menyambut positif kolaborasi tersebut dan mengusulkan agar teknis skema “Jogo Pondok” dimatangkan ke dalam tiga pilar aksi nyata, pencegahan. Edukasi dan pelatihan pemahaman bahaya perundungan di lingkungan pesantren.
Pendampingan, bantuan secara paralegal jika terjadi kasus perundungan melalui Lembaga Pendampingan dan Bantuan Hukum (LPBH) PWNU dan pemulihan, yaitu rehabilitasi psikologis dan mental pasca-kejadian yang melibatkan tim psikolog, Binmas, serta unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kepolisian.
Selain program “Jogo Pondok”, pertemuan kedua lembaga ini juga membahas persiapan pengamanan Apel Kader Harlah NU pada akhir Januari 2027 di Banyuwangi yang direncanakan melibatkan 35.000 kader se-Jawa Timur, program Da’i Kamtibmas, serta rencana sinergi sosial “PWNU Jatim Sapa Pulau Terluar”.











