KaMedia – Sirene darurat memecah suasana pagi di Kantor PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM). Dalam hitungan detik, petugas keamanan bergerak cepat, karyawan dievakuasi, dan tim anti-teror bersenjata lengkap memasuki area kantor. Bukan kejadian nyata, melainkan sebuah simulasi intens yang menandai dimulainya Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026.
Melalui simulasi penanganan terorisme dan kebakaran, PLN UIT JBM menunjukkan bahwa budaya keselamatan kerja bukan sekadar slogan, melainkan komitmen nyata yang terus diuji dan diperkuat. Kegiatan ini menjadi rangkaian utama setelah pelaksanaan Apel Bulan K3 Nasional yang digelar serentak pada Selasa (20/1) di seluruh unit kerja PLN UIT JBM.
Apel tersebut melibatkan Unit Induk serta enam Unit Pelaksana Transmisi (UPT), yakni UPT Surabaya, Malang, Madiun, Probolinggo, Gresik, dan Bali. Dari lapangan apel hingga gardu dan kantor operasional, seluruh insan PLN berdiri dalam satu semangat menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama demi menjaga keandalan sistem transmisi listrik.
Usai apel yang terpusat di Kantor PLN UIT JBM, perhatian tertuju pada simulasi tanggap darurat yang digelar melalui kolaborasi strategis dengan Kepolisian Daerah Jawa Timur dan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sidoarjo. Skenario yang disusun menggambarkan kondisi ekstrem, ancaman teror bom disertai kebakaran di lingkungan kantor.
Tim anti-teror Polda Jawa Timur bergerak sigap mensterilkan area dan mengamankan ancaman, sementara petugas keamanan internal PLN berkoordinasi dengan Damkar Sidoarjo untuk memadamkan api dan memastikan keselamatan seluruh penghuni gedung. Simulasi berlangsung menegangkan, namun terkendali, mencerminkan kesiapan prosedur, peralatan, dan sumber daya manusia dalam menghadapi situasi darurat.
General Manager PLN UIT JBM, Ika Sudarmaja, menegaskan bahwa Bulan K3 Nasional bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan.
“Keselamatan dan kesehatan kerja adalah fondasi utama dalam menjaga keberlangsungan operasional transmisi tenaga listrik. Melalui simulasi ini, kami ingin memastikan seluruh insan PLN siap menghadapi berbagai potensi risiko, baik teknis maupun nonteknis, demi melindungi manusia, aset, dan keandalan sistem kelistrikan,” ujarnya.
Semangat K3 di PLN UIT JBM tidak berhenti pada simulasi. Sepanjang Bulan K3 Nasional 2026, berbagai kegiatan edukatif dan kompetitif telah disiapkan, mulai dari lomba video edukasi manfaat dan bahaya listrik, lomba video pengelolaan sampah di unit, HSSE Transmission Competition, hingga puncak acara Fun Run 6K yang direncanakan berlangsung pada awal Februari 2026.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, PLN UIT JBM berharap nilai-nilai keselamatan dan kesehatan kerja semakin melekat dalam setiap aktivitas kerja. Dengan budaya K3 yang kuat, insan PLN diharapkan mampu bekerja lebih aman, andal, dan berkelanjutan, mengawal aliran listrik demi mendukung kehidupan dan aktivitas masyarakat luas.











