KaMedia – Harapan besar Persida Sidoarjo untuk menggelar babak 16 besar Liga 4 Kopi Kapal Api Piala Gubernur Jawa Timur 2025–2026 di kandang sendiri akhirnya runtuh. Semua persiapan yang telah dilakukan jauh hari seolah tak berarti, ketika kepastian tuan rumah justru jatuh ke tangan Persid Jember.
Sebagai juara Grup GG pada babak 32 besar, Persida Sidoarjo sejatinya memiliki hak dan kewajiban untuk mengajukan diri sebagai tuan rumah.
Manajemen tim berjuluk Laskar Jenggolo pun telah bergerak cepat dan all out, melengkapi seluruh persyaratan administrasi serta teknis. Optimisme sempat menguat, Persida bahkan sudah dipastikan akan menjadi tuan rumah Grup KK bersama PSMP, Perseba Bangkalan, dan Persid Jember.
Namun takdir berkata lain. Tanpa penjelasan yang gamblang, status tuan rumah beralih ke Jember. Sebuah keputusan yang meninggalkan tanda tanya sekaligus luka mendalam bagi Persida dan masyarakat sepak bola Sidoarjo.
Ketua Askab PSSI Sidoarjo, Puji Darjo, yang juga menjabat sebagai Manajer Tim Persida, mengaku terkejut dan tidak memahami detail alasan kegagalan tersebut.
“Kami sudah berupaya maksimal dan tidak ada masalah dalam pengurusan persyaratan tuan rumah. Tapi kenyataannya justru Jember yang ditunjuk,” ujarnya dengan nada kecewa.
Hal senada disampaikan Wakil Ketua Askab PSSI Sidoarjo, Yahdar Umar Balhmar. Ia mengaku kebingungan atas keputusan tersebut.
“Kami benar-benar tidak paham. Persida juara grup, persiapan sudah matang, kami sudah all out. Tapi semuanya seperti diambil begitu saja,” ungkapnya.
Meski kecewa, kedua petinggi Askab PSSI Sidoarjo itu memilih pasrah dan mencoba mengambil hikmah dari kejadian pahit ini. Yahdar menegaskan bahwa kegagalan menjadi tuan rumah tidak boleh mematahkan semangat para pemain.
“Anak-anak tetap berlatih. Mereka harus kuat, fokus menghadapi babak 16 besar, meski kami tahu ini sangat berat secara mental,” katanya, Kamis (15/1/2026).
Sementara itu, babak 16 besar Liga 4 Kopi Kapal Api Piala Gubernur Jatim tetap akan berlangsung di Stadion Jember Sport Garden pada 19 Januari 2026. Pada laga pertama pukul 13.00 WIB, Perseba Bangkalan akan berhadapan dengan PSMP. Dilanjutkan pertandingan kedua pukul 15.00 WIB, Persid Jember menghadapi Persida Sidoarjo.
Bagi Persida, laga tersebut bukan sekadar pertandingan. Ia menjadi simbol perjuangan di tengah kekecewaan, ujian mental setelah mimpi menjadi tuan rumah di kandang sendiri harus sirna tanpa kepastian.











