JatimOlahraga

Liga 4 Jatim Memasuki Zona Pembantaian: 16 Tim Tersisa, Salah Langkah Langsung Mati !

×

Liga 4 Jatim Memasuki Zona Pembantaian: 16 Tim Tersisa, Salah Langkah Langsung Mati !

Sebarkan artikel ini
Tim Official Persida Sidoarjo. Persida lolos 16 besar dan berharap menjadi tuan rumah. / Foto : Agus Suyono.

KaMedia – Liga 4 Kopi Kapal Api Piala Gubernur Jawa Timur 2025–2026 resmi masuk fase paling kejam. Dari 32 tim yang berangkat, setengahnya sudah disingkirkan tanpa ampun. Kini tinggal 16 tim, dan mulai babak 16 besar, tidak ada lagi ruang bernapas.

Empat grup dibentuk. Bukan untuk adu cantik, tapi untuk saling menghabisi.
Grup II mempertemukan Persedikab Kediri, Triple’s Kediri, Persikoba Baru, dan Persekam Kabupaten Malang. Grup JJ berisi Pasuruan United, Persema Malang, Persepam Pamekasan, dan Unesa FC, empat tim dengan ambisi besar dan toleransi kesalahan nol.

Grup KK jadi arena keras Perseba Bangkalan, Persid Jember, PS Mojokerto Putra (PSMP), dan Persida Sidoarjo. Sementara Grup LL diisi Inter Kediri, Baruna Nusantara FC, Persinga Ngawi, dan Persenga Nganjuk, tak satu pun datang untuk bermain aman.

Sekretaris Umum Asprov PSSI Jawa Timur, Djoko Tetuko, menegaskan satu hal, jadwal tak bisa diganggu. Babak 16 besar akan digelar 19, 21, dan 23 Januari 2026. Soal tuan rumah? Masih digodok. Tapi pertandingan tetap jalan.

“Jadwal tetap. Evaluasi venue masih berlangsung,” kata Djoko singkat, Senin (12/1/2026).

Di tengah tarik-menarik lokasi, Persida Sidoarjo maju tanpa ragu. Laskar Jenggolo menyatakan siap menjadi tuan rumah, bukan sekadar ingin, tapi siap tempur.

“Persida siap. Ini sudah kami sampaikan langsung ke Bupati Sidoarjo saat beliau menonton di Stadion Jenggolo,” tegas Wakil Ketua Askab PSSI Sidoarjo, Yadar Umar Balhmar.

Mulai babak ini, Liga 4 Jatim bukan lagi kompetisi. Ini seleksi alam, Satu kesalahan: pulang. Satu kelengahan tamat. Tak ada laga percobaan. Tak ada pengampunan. Hanya tim dengan mental besi, fisik brutal, dan fokus tanpa celah yang akan bertahan.