HeadlinePolitikSurabaya

Musda Ke XI, Partai Golkar Surabaya Siap Pilih Ketua Baru

×

Musda Ke XI, Partai Golkar Surabaya Siap Pilih Ketua Baru

Sebarkan artikel ini
Drs Asrofi Ketua SC Musda Ke XI Partai Golkar Surabaya saat memberikan keterangan kepada media / Foto : Hermawan.

KaMedia – Partai Golkar Surabaya bersiap menggelar suksesi dalam Musda Ke 11 yang akan digelar 12 Agustus mendatang di Hotel Wyndam Surabaya. Rangkain Musda Partai Golkar akan menentukan pucuk pimpinan periode 2025 – 2030.

Drs Asrofi Ketua Steering Committee Musda Ke 11 Partai Golkar menuturkan bahwa untuk proses pemilihan ketua, Partai Golkar mulai membuka pendaftaran bakal calon mulai hari ini, Selasa ( 5/8/2025 ).

” Bahwa musda ini merupakan perintah dari AD/ ART dan Juklak 02.Ini kita sudah sepakat dilaksanakan tanggal tanggal 12 Agustus 2025 di Hotel Wyndham Surabaya ” ujar Asrofi saat Konferensi Pers.

Nantinya dalam Musda juga akan disampaikan pertanggungjwaban Ketua Golkar periode sebelumnya. Proses ini menurut Asrofi penting karena akan menentukan langkah besar Golkar untuk lima tahun kedepan.

“Sebenarnya agenda utama Musda ini adalah yang pertama menilai pertanggungjawab atau LPJ daripada ketua periode 2020 sampai 2025, yang kemudian menyusun program kerja dilanjutkan dengan pemilihan ketua. Ini menjadi rangkaian yang penting karena akan menentukan langkah Golkar di 5 tahun mendatang ” lanjutnya.

Terkait proses penjaringan bakal calon, kader senior Partai Golkar ini menyampaikan bahwa siapapun bisa maju, asalkan memenuhi syarat yang telah digariskan partai seperti pernah menjadi pengurus, tercatat sebagai kader aktif dan tidak terlibat organisasi terlarang dan yang utama mendapatkan dukungan dari 10 persen suara sah dari total 37 pemilik hak suara.

Namun demikian syarat tersebut tidak berlaku jika kemudian ada orang diluar partai yang direkomendasikan oleh Ketua Umum Partai Golkar untuk maju dan menjadi figur menjanjikan memimpin Golkar dimasa depan.

” Tentu para proses penjaringan ini ada syarat yang harus dipenuhi. Tapi jika ada calon dari luar yang dinilai mampu dan bisa diterima oleh semua kalangan dan direstui Ketua Umum maka syarat tersebut bisa diabaiakan. Misal Pak Eri mau maju, yo pasti kita terima ” ujar Asrofi bersemangat.

Diakhir pernyataannya, Asrofi menyampaikan bahwa proses demokrasi akan tetap berjalan di Partai Golkar. Proses pemilihan tetap akan mengutamakan kader dengan semangat kebersamaan. Selama ini dalam tradisi pimpinna Golkar di Surabaya menurut Asrofi selalu berganti dalam satu periode dan tidak berdasarkan garis keturunan. Ini menggambarkan demokrasi berjalan di Partai Golkar Surabaya

” Kita tetap akan mengutaman proses demokrasi. Golkar Surabaya bukan monarki jadi siapa saja bisa jadi pimpinan dan dipilih secara demokratis yang berkeadilan ” pungkas Asrofi.