EkonomiHeadlineJatim

Konvoi Kendaraan Listrik Tandai Hadirnya SPKLU Center Pertama PLN di Kota Malang

×

Konvoi Kendaraan Listrik Tandai Hadirnya SPKLU Center Pertama PLN di Kota Malang

Sebarkan artikel ini

KaMedia – Deru halus kendaraan listrik memecah suasana Kamis pagi (22/1) di jantung Kota Malang. Konvoi kendaraan ramah lingkungan itu bukan sekadar seremonial, melainkan penanda babak baru transformasi energi di kota pendidikan tersebut. PT PLN (Persero) resmi menghadirkan SPKLU Center pertama di Malang, sebuah pusat pengisian kendaraan listrik terpadu yang digadang-gadang menjadi motor percepatan ekosistem kendaraan listrik di Jawa Timur.

Berlokasi di Kantor PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Malang, Jalan Jenderal Basuki Rahmat No. 100, SPKLU Center ini diresmikan langsung oleh EVP Penjualan dan Pelayanan Pelanggan Retail PT PLN (Persero) Joni, bersama General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur Ahmad Mustaqir.

Hadir pula jajaran Forkopimda, komunitas kendaraan listrik, serta berbagai pemangku kepentingan yang menunjukkan kuatnya sinergi lintas sektor dalam mendorong transportasi berbasis listrik.

Tak sekadar stasiun pengisian, SPKLU Center Malang dirancang sebagai pusat layanan modern dan nyaman. Empat unit mesin berkapasitas 180 kW mampu melayani delapan unit charger, ditambah satu unit mesin 60 kW untuk tiga charger lainnya. Fasilitas ini juga dilengkapi 10 slot parkir serta sarana pendukung seperti masjid, lounge, dan toilet, memberikan pengalaman pengisian daya yang lebih ramah bagi pengguna.

General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir, menegaskan bahwa kehadiran SPKLU Center merupakan bentuk kesiapan PLN dalam menjawab meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan listrik.

“SPKLU Center ini diharapkan menjadi katalis pertumbuhan kendaraan listrik di Malang sekaligus mendukung pengurangan emisi karbon. Penguatan infrastruktur kelistrikan akan terus kami lakukan sebagai bagian dari komitmen transisi energi,” ujarnya.

Lebih dari sekadar infrastruktur, SPKLU Center juga diproyeksikan memberi dampak ekonomi dan lingkungan. Keberadaannya diharapkan mendorong aktivitas ekonomi lokal sekaligus memperkuat posisi Kota Malang sebagai kota ramah lingkungan yang berorientasi pada energi berkelanjutan.

Saat ini, Malang Raya tercatat memiliki 56 unit SPKLU, jumlah tertinggi di Jawa Timur. Secara keseluruhan, PLN telah membangun 288 unit SPKLU di 152 lokasi yang tersebar di seluruh wilayah Jawa Timur, sebuah indikator nyata percepatan ekosistem kendaraan listrik di provinsi ini.

Dukungan juga datang dari Pemerintah Kota Malang. Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, menekankan pentingnya kolaborasi dalam pembangunan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Mari seluruh warga Kota Malang memanfaatkan fasilitas SPKLU secara optimal dan bertanggung jawab. Dukung penggunaan kendaraan listrik sebagai komitmen menjaga kualitas udara, mengurangi emisi karbon, dan mewujudkan kota yang sehat serta layak huni,” ajaknya.

Senada dengan itu, Wakil Ketua II DPRD Kota Malang, Trio Agus Purwono, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah-langkah pengurangan emisi karbon.

“Pemerintah secara bertahap telah beralih menggunakan kendaraan operasional berbasis listrik. Dengan semakin banyaknya SPKLU, ekosistem kendaraan listrik di Malang akan tumbuh lebih cepat,” tuturnya.

Ke depan, PLN memastikan komitmennya untuk terus memperluas jaringan SPKLU di berbagai wilayah Indonesia. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan sistem transportasi yang lebih hijau, bersih, dan berkelanjutan bagi masyarakat.