EkonomiJatimKesehatan

Konsisten Lawan Stunting, Program Telur Alfamidi Pasuruan Masuki Tahap Ketiga

×

Konsisten Lawan Stunting, Program Telur Alfamidi Pasuruan Masuki Tahap Ketiga

Sebarkan artikel ini
Konsisten melawan stunting, Alfamidi Pasuruan salurkan bantuan telur untuk masyarakat dan telah memasuki tahap ke 3 / Foto : Istimewa.

KaMedia – Senyum bahagia tak bisa disembunyikan dari wajah Alvin Sanas saat melangkah keluar dari Alfamidi Super Panglima Sudirman, Kota Pasuruan, Senin (25/5/2026). Di tangannya, ada paket bantuan telur yang kembali ia terima dari program Corporate Social Responsibility (CSR) “Protein Cegah Stunting”, sebuah inisiatif hasil kolaborasi PT Midi Utama Indonesia Tbk (Alfamidi) Cabang Pasuruan dan Dinas Kesehatan Kota Pasuruan.

​Bagi Alvin dan puluhan orang tua lainnya, kehadiran program yang kini memasuki tahap ketiga ini bukan sekadar bantuan pangan biasa. Ini adalah wujud kepedulian nyata yang dinanti setiap bulan.

“Alhamdulillah, sangat membantu. Anak saya memang suka makan telur, jadi bantuan ini bisa langsung dimanfaatkan setiap hari untuk menambah asupan gizinya. Kami sangat senang karena program ini ternyata terus berlanjut,” ungkap Alvin dengan mata berbinar.

Stunting masih menjadi tantangan besar yang membutuhkan kerja sama semua lini. Menyadari hal tersebut, Alfamidi secara konsisten bergerak bersama Pemerintah Kota Pasuruan untuk mempercepat penurunan angka stunting melalui pemenuhan protein hewani.

Pada tahap ketiga ini, sebanyak 50 anak yang terindikasi stunting kembali mendapatkan intervensi gizi berupa 60 butir telur per bulan, yang akan diberikan secara berkala selama enam bulan penuh.

Tak berjalan sendiri, penyaluran bantuan ini dikawal langsung oleh para tenaga kesehatan dari tiga puskesmas, yaitu UPT Puskesmas Kebonagung, UPT Puskesmas Kebonsari, dan UPT Puskesmas Sekargadung.

Para nakes inilah yang sehari-hari mendampingi dan memantau perkembangan tumbuh kembang anak-anak penerima manfaat di wilayah masing-masing.

Koordinator Gizi UPT Puskesmas Kebonagung, Ida Yuana Sari, S.Gz., mengamini betapa besarnya dampak positif yang dirasakan masyarakat. Menurutnya, konsistensi adalah kunci dari keberhasilan program ini.

​”Mereka (orang tua) sangat senang karena program ini berjalan rutin, bukan cuma sekali selesai. Ini sangat membantu memenuhi kebutuhan protein anak-anak mereka. Antusiasme yang tinggi ini menjadi bukti bahwa bantuan dari Alfamidi dan Dinas Kesehatan benar-benar tepat sasaran dan dirasakan manfaatnya,” jelas Ida.

Sementara itu, Branch Manager Alfamidi Cabang Pasuruan, Deni Firmanto, menegaskan bahwa keberlanjutan program ini adalah janji dan komitmen perusahaan. Masalah stunting tidak bisa diselesaikan dalam semalam, melainkan butuh napas panjang dan sinergi yang kuat.

“Pemenuhan gizi adalah pondasi paling penting untuk tumbuh kembang anak yang optimal. Kami berharap kontribusi lewat program ini tidak hanya memberikan manfaat instan bagi anak-anak penerima, tetapi juga menjadi motor penggerak dalam menurunkan angka stunting di Kota Pasuruan secara signifikan,” tegas Deni.

Melalui program “Protein Cegah Stunting”, Alfamidi membuktikan bahwa sinergi antara dunia usaha dan pemerintah bukan sekadar wacana di atas kertas. Kolaborasi ini adalah langkah nyata yang berkelanjutan demi melahirkan generasi masa depan Kota Pasuruan yang lebih sehat, aktif, dan berkualitas.