KaMedia – Mengasuh anak di era digital bukan perkara mudah, dan ratusan ibu di Pasuruan tampaknya sangat menyadari hal itu. Menolak pasrah pada pola asuh ala kadarnya, mereka berbondong-bondong memadati Alfamidi KH. Wachid Hasyim, Kota Pasuruan, Jumat (22/5), demi membedah formula “Pola Asuh Positif Balita”.
Acara yang diinisiasi oleh PT Midi Utama Indonesia Tbk (Alfamidi) Cabang Pasuruan bersama UPT Puskesmas Kebonsari ini sukses mengubah area ritel menjadi ruang edukasi massal yang interaktif melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
Sejak pagi, suasana riuh namun hangat terasa saat para ibu, lengkap dengan balita mereka, antusias menyerap materi. Menariknya, kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang mendengarkan teori. Di sudut lain, layanan Posyandu bergerak simultan melakukan penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, hingga pemantauan tumbuh kembang anak. Tidak mau kalah, para ibu juga memanfaatkan fasilitas pemeriksaan kesehatan gratis untuk diri mereka sendiri.
Ahli Gizi Puskesmas Kebonsari, Hapsari Widowati, yang didapuk sebagai pembicara, langsung membedah miskonsepsi yang sering terjadi di masyarakat terkait pola asuh.
”Pola asuh positif bukan berarti selalu menuruti keinginan anak, tetapi bagaimana orang tua mampu membangun komunikasi yang baik, memberikan contoh yang positif, serta mendampingi anak dengan penuh kasih sayang dan konsisten,” tegas Hapsari. Ia menambahkan bahwa kedekatan emosional yang hangat adalah fondasi mutlak untuk membentuk karakter dan mental anak sejak dini.
Sesi diskusi pun berjalan dinamis. Para ibu saling melempar pertanyaan dan berbagi pengalaman nyata, menunjukkan tingginya kepedulian mereka terhadap masa depan sang buah hati.
Kepala UPT Puskesmas Kebonsari, drg. Getha Nur Hamzah, mengapresiasi kolaborasi strategis ini. Menurutnya, edukasi langsung ke kantong-kantong aktivitas masyarakat seperti ini jauh lebih efektif.
”Pola asuh yang tepat memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan anak. Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap para orang tua semakin memahami bagaimana memberikan pendampingan yang baik sehingga anak dapat tumbuh sehat, percaya diri, dan berkembang secara optimal,” ujar drg. Getha.
Sebagai bentuk aksi nyata, di akhir acara para peserta juga dibekali dengan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk menunjang gizi harian balita mereka.
Sementara itu, Branch Manager Alfamidi Cabang Pasuruan, Deni Firmanto, menegaskan bahwa investasi terbaik sebuah bangsa dimulai dari kesehatan keluarga. Hal inilah yang mendasari Alfamidi untuk terus konsisten menggelar program edukasi kesehatan ibu dan anak.
”Kami percaya bahwa keluarga memiliki peran penting dalam membentuk generasi masa depan. Melalui edukasi ini, Alfamidi ingin menghadirkan informasi yang praktis dan bisa langsung diterapkan di rumah. Kami juga berharap layanan Posyandu dan pemeriksaan gratis ini mempermudah masyarakat memantau kesehatan keluarga secara rutin,” pungkas Deni.











