KaMedia – Gangguan operasional yang terjadi di Stasiun Pasarsenen, Jakarta, Jumat (22/5) pagi, berdampak luas terhadap perjalanan kereta api tujuan Jawa Timur. Sejumlah kereta api yang melayani rute menuju wilayah Daop 8 Surabaya mengalami keterlambatan kedatangan dan memicu terganggunya aktivitas para penumpang.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya pun menyampaikan permohonan maaf atas insiden tersebut. KAI menegaskan bahwa keselamatan perjalanan tetap menjadi prioritas utama dalam penanganan gangguan operasional.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan gangguan di Stasiun Pasarsenen menyebabkan sejumlah perjalanan kereta api dari Jakarta menuju Surabaya dan Malang tidak dapat berjalan sesuai jadwal.
“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat gangguan operasional di Stasiun Pasarsenen. Keselamatan perjalanan kereta api tetap menjadi prioritas utama dalam setiap proses penanganan operasional,” ujar Mahendro.
Beberapa perjalanan kereta api yang terdampak keterlambatan kedatangan di wilayah Daop 8 Surabaya di antaranya:
KA Airlangga relasi Pasarsenen – Surabaya Pasarturi
KA Blambangan Ekspres relasi Pasarsenen – Surabaya Pasarturi
KA Gaya Baru Malam Selatan relasi Pasarsenen – Surabaya Gubeng
KA Matarmaja relasi Pasarsenen – Malang
KA Kertajaya relasi Pasarsenen – Surabaya Pasarturi
Keterlambatan tersebut sempat membuat sejumlah penumpang harus menunggu lebih lama di stasiun tujuan. Namun demikian, KAI memastikan seluruh perjalanan tetap diberangkatkan dan kondisi operasional di Stasiun Pasarsenen kini telah kembali normal.
Mahendro menambahkan, petugas di lapangan terus melakukan percepatan penanganan serta memberikan informasi perjalanan secara berkala kepada pelanggan. Selain itu, KAI juga menyiapkan service recovery sesuai ketentuan yang berlaku bagi penumpang terdampak.
“KAI terus berupaya memastikan layanan kepada pelanggan tetap berjalan optimal. Petugas di lapangan juga terus memberikan pelayanan secara maksimal, termasuk penyampaian informasi perjalanan secara berkala,” katanya.
KAI Daop 8 Surabaya mengimbau masyarakat untuk aktif memantau perkembangan perjalanan melalui petugas stasiun, Contact Center 121, aplikasi Access by KAI, maupun kanal resmi media sosial KAI.
“Kami memahami keterlambatan perjalanan dapat memengaruhi aktivitas pelanggan. Karena itu, KAI terus melakukan langkah percepatan dan pengendalian operasional agar perjalanan kereta api kembali berjalan lancar, aman, dan nyaman,” tutup Mahendro.











