EkonomiGaya HidupHeadlineJatimPemerintahan

Gubernur Khofifah Menebar Kebahagiaan Di Lorong Mall, Ajak 95 Murid Berkebutuhan Khusus di Madiun Belanja Lebaran

×

Gubernur Khofifah Menebar Kebahagiaan Di Lorong Mall, Ajak 95 Murid Berkebutuhan Khusus di Madiun Belanja Lebaran

Sebarkan artikel ini

KaMedia – Tawa anak-anak terdengar riuh di antara deretan toko pakaian di Sun City Mall Madiun, Kamis (12/3). Di pusat perbelanjaan di Kota Madiun itu, puluhan anak tampak sibuk memilih baju, celana, hingga sandal yang akan mereka kenakan saat Hari Raya nanti.

Hari itu bukan sekadar aktivitas belanja biasa. Sebanyak 95 murid berkebutuhan khusus dari Kota dan Kabupaten Madiun diajak langsung oleh Khofifah Indar Parawansa untuk berbelanja kebutuhan Lebaran.

Di tengah keramaian mall, Khofifah tampak berjalan dari satu toko ke toko lain. Ia menyapa para murid, berbincang singkat, bahkan membantu beberapa anak memilih pakaian yang sesuai.

Seorang murid terlihat ragu saat memegang sebuah baju yang disukainya. Khofifah pun mendekat, memeriksa ukuran, lalu tersenyum ketika baju itu akhirnya cocok. Sang anak pun terlihat sumringah.

Setiap murid mendapatkan voucher belanja yang bisa digunakan untuk membeli kebutuhan sesuai pilihan mereka. Dengan didampingi para guru, anak-anak itu bebas menentukan sendiri apa yang ingin mereka beli.

Sebagian langsung menuju rak pakaian, sebagian lain memilih sepatu atau sandal. Ketika tiba di kasir, wajah-wajah mereka memancarkan kebahagiaan sederhana—bangga karena bisa memilih sendiri kebutuhan Lebaran.

Tak hanya itu, setiap murid juga menerima uang saku tambahan sebesar Rp200 ribu. Mereka juga dibekali makanan untuk berbuka puasa serta camilan untuk dibawa pulang.

Sementara para guru pendamping yang selama ini merawat dan mendidik anak-anak berkebutuhan khusus tersebut juga mendapatkan paket sembako dan uang tunai sebagai bentuk apresiasi.

Bagi Khofifah, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menumbuhkan kesalehan sosial dan memperkuat rasa persaudaraan, terutama di bulan suci Ramadan.

“Rasanya terharu dan bahagia bisa mengajak 95 murid berkebutuhan khusus belanja kebutuhan Lebaran. Ini bagian dari menebar kebahagiaan dan meningkatkan kesalehan sosial di bulan Ramadan,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, pada tahun-tahun sebelumnya kegiatan berbagi lebih sering dilakukan bersama lansia dan anak yatim. Namun tahun ini ia ingin menyapa langsung anak-anak penyandang disabilitas.

Menurutnya, pertemuan seperti ini menjadi pengingat bahwa banyak saudara yang hidup dengan keterbatasan penglihatan, pendengaran, bicara, maupun fisik, tetapi tetap memiliki semangat untuk meraih kehidupan yang lebih baik.

“Bersapa dan berbagi seperti ini membangun kesalehan sosial, memperkuat persaudaraan, dan memberi tetesan kebahagiaan antara satu dengan yang lain,” katanya.

Suster Mia, pendamping dari SLB Bhakti Luhur Kota Madiun, mengaku terharu dengan kegiatan tersebut. Ia mengatakan program seperti ini baru pertama kali mereka rasakan.

“Semoga tahun-tahun berikutnya ada lagi. Kami berterima kasih kepada Ibu Gubernur yang telah membantu anak-anak disabilitas,” ujarnya.

Di tengah suasana yang hangat itu, Paudi, siswi kelas VII SMP di salah satu SLB, terlihat menggenggam kantong belanja kecil. Ia memilih celana, baju, dan sandal yang akan dipakai saat Lebaran nanti.

Dengan senyum lebar, ia menyampaikan ucapan sederhana yang membuat suasana terasa hangat.

“Terima kasih, Ibu Gubernur Khofifah.”